Pemprov DKI Kumpulkan Direksi, BUMD Didorong Jadi Pilar Ekonomi Jakarta Global

Mohamad Farhan Zhuhri
18/4/2026 10:33
Pemprov DKI Kumpulkan Direksi, BUMD Didorong Jadi Pilar Ekonomi Jakarta Global
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas armada Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta.(Dok Istimewa )

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengumpulkan seluruh jajaran komisaris dan direksi BUMD dalam BUMD Leaders Forum 2026 untuk memperkuat peran sebagai pilar ekonomi Jakarta Global City. Forum yang digelar BP BUMD DKI Jakarta bersama Bank Jakarta itu dihadiri langsung Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, beserta jajaran pejabat Pemprov, Jumat (17/4).

Pramono menegaskan forum ini bukan sekadar seremoni, tetapi ruang konsolidasi arah bisnis BUMD di tengah tekanan global dan ancaman perubahan iklim.

“Saya minta dalam satu tahun ke depan BUMD melakukan konsolidasi. Banyak yang sudah tidak lagi jadi pemain lokal, seperti Bank Jakarta, PAM Jaya, Dharma Jaya. Ini harus terus didorong,” tegasnya.

Ia mengingatkan, situasi global yang tidak stabil ditambah ancaman El Nino pada April–September bisa berdampak langsung pada ekonomi daerah. Karena itu, BUMD diminta bersiap sejak dini.

“Geopolitik sedang tidak pasti, ditambah El Nino. Saya minta semua siap menghadapi itu,” ujarnya.

Pramono menekankan kunci kekuatan BUMD ada pada tata kelola. Ia meminta seluruh entitas memperkuat konsolidasi dan membangun budaya perusahaan yang transparan serta profesional. “Saya yakin kalau dikelola terbuka dan profesional, BUMD Jakarta akan jauh lebih siap,” katanya.

Selain menyatukan visi, forum ini juga membahas langkah konkret: sinergi pembiayaan lewat Bank Jakarta, penjaminan proyek melalui Jamkrida Jakarta, hingga optimalisasi aset. Kepala BP BUMD, Syaefuloh Hidayat menyebut forum ini merupakan lanjutan dari pertemuan Desember 2025, dengan fokus pada penguatan daya saing, kesehatan perusahaan, dan kapasitas pembiayaan pembangunan.

"Pada triwulan I 2026, fasilitas kredit telah diteken untuk tiga BUMD, yakni Bank Jakarta, Dharma Jaya, dan Food Station Tjipinang," bebernya. 

Pembahasan juga mencakup penjaminan proyek strategis oleh Jamkrida Jakarta serta dorongan pemanfaatan aset untuk sumber pendapatan baru, mulai dari properti, hunian campuran, park and ride, hingga infrastruktur pengolahan air limbah dan distribusi pangan.

Penandatanganan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta menjadi penutup forum. Pemprov DKI menargetkan BUMD tampil lebih solid, ekspansif, dan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Jakarta yang berkelanjutan. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya