Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Jawa Barat, menerbitkan imbauan kepada warga Depok yang masih menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta untuk segera mengurus identitas sesuai dengan domisili masing-masing.
Menurut informasi dari Disdukcapil DKI Jakarta, sekitar 18.367 warga Kota Depok yang masih terdaftar dengan KTP dan kartu keluarga (KK) DKI Jakarta.
"Segera ganti dan perbarui identitas Anda agar sesuai dengan tempat tinggal saat ini," ujar Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti, di Depok, Rabu (27/3).
Baca juga : Sudah 4.748 Warga Depok ber-KTP Digital Ditargetkan 400 ribu pada 2023
Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang melakukan penonaktifan nomor induk kependudukan (NIK) bagi warga yang tidak memiliki domisili sesuai dengan identitas mereka.
Untuk mendukung langkah ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyediakan layanan untuk membantu warga yang ingin pindah. Terutama bagi yang sudah memiliki surat keterangan pindah warga negara Indonesia (SKPWNI) dari Disdukcapil DKI Jakarta.
Warga yang sudah memiliki SKPWNI dapat mengajukan permohonan pindah datang secara online melalui Satuan Layanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sanpel) Depok Prima di kecamatan atau melalui Sistem Layanan Online Dukcapil Depok Bersih Mudah Lancar (Silondo Bermula) Kota Depok.
Nuraeni berharap agar warga Depok segera mengajukan permohonan pindah datang, karena pada Maret 2024, Disdukcapil Provinsi DKI Jakarta akan melakukan penonaktifan NIK bagi warga yang tidak tinggal sesuai dengan alamat KTP dan KK-nya. (Z-8)
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan sampah secara komprehensif hingga ke hilir
Sampah dan lumpur yang diangkut dari aliran Kali Baru sekitar 7 ton dan 8 ton dari Kali Laya, dengan diangkut oleh 6 armada truk besar menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
Masyarakat diharapkan langsung mendatangi kantor kelurahan atau gerai layanan resmi Dukcapil Depok untuk melakukan aktivasi IKD secara aman dan legal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved