Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir melanda dua Kecamatan di Kota Depok, Jawa Barat Kamis (8/12). Ribuan warga terkena dampak banjir yang bersumber dari curah hujan yang tinggi dan luapan Kali Cijantung.
Kepala Bidang Operasional dan Pengendalian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Welman Naipos-pos mengatakan peristiwa banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Cijantung.
Dua Kecamatan yang dilanda banjir itu adalah Cilodong dan Cimanggis.
Di Kecamatan Cilodong ribuan warga terkena dampak. Terparah di perumahan Pondok Tirta Mandala dan perumahan Vila Periwi. Ribuan warga disini terisolasi. Mereka pun tidak bisa keluar rumah untuk belanja kebutuhan dapur karena rumah mereka dan jalan sekitar terkepung banjir setinggi 60-70 sentimeter.
Hujan dengan intensitas sedang-tinggi yang melanda dua wilayah di Kota Depok, Welman mengatakan juga mengakibatkan longsor. Tebing longsor terjadi di perumahan Pondok Tirta Mandala mengakibatkan Kali Cijantung tertimbun material tebing hingga air Kali naik ke permukaan jalan dan rumah-rumah warga.
Durasi hujan yang turun, lanjutnya terbilang cukup tinggi dan bahkan dari malam hari hingga pagi ini.
"Jauh-jauh hari BNPB telah mengeluarkan peringatan dini waspada bencana alam menyikapi kondisi cuaca hujan yang akan berlangsung Desember 2022," katanya Kamis (8/12).
Welman menjelaskan untuk di Cilodong sampai saat ini tidak korban jiwa akibat bencana itu, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok juga bergerak cepat melakukan penanganan seperti mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir," ujarnya
Selanjutnya, sambung Welman bencana juga melanda daerah Kecamatan Cimanggis, pohon tumbang menimpa rumah warga yang berpenghuni. Beruntung kondisi keluarga dalam keadaan selamat. Selain menimpa rumah warga, pohon tumbang juga menutup sejumlah akses jalan, namun kondisi itu telah dilakukan penanganan oleh pihaknya bersama pihak terkait.
Banjir terparah terlihat di Jalan Jambore, Kelurahan Harjamukti yang tinggi airnya mencapai 90 sentimeter. Pengendara mobil dan motor yang dari Transyogi ke Jakarta dan sebaliknya tidak bisa lewat dan terpaksa lewat jalan tikus.
Menurut Welman buntut banjir di Jalan Jambore, selain karena curah hujan tinggi adalah tidak berfungsinya saluran drainase.
"Saluran airnya tidak berfungsi lantaran tertimbun tanah dan sampah. Ada kurang lebih 1.000 meter panjang dengan lebar 40 sentimeter tertimbun tanah dan sampah, dan air di Jalan Jambore belum surut, namun pengendara diimbau tetap hati-hati. Semoga hujan yang turun ini tidak menimbulkan dampak bencana yang lebih luas," harap Welman. (OL-13)
Baca Juga: Hujan Deras Bikin Ruas Jalan di Kota Depok jadi Genangan
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan sampah secara komprehensif hingga ke hilir
Sampah dan lumpur yang diangkut dari aliran Kali Baru sekitar 7 ton dan 8 ton dari Kali Laya, dengan diangkut oleh 6 armada truk besar menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
Masyarakat diharapkan langsung mendatangi kantor kelurahan atau gerai layanan resmi Dukcapil Depok untuk melakukan aktivasi IKD secara aman dan legal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved