Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA di Kelurahan Kampung Rawa dan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, masih banyak yang belum memiliki tangki septik. Hal tersebut membuat warga buang air besar di saluran pemukiman dan Kali Sentiong.
Camat Johar Baru Nurhelmi Savitri mengatakan warga saat ini membutuhkan tangki septik komunal. Ia mengatakan usulan tersebut telah disampaikan di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
"Tadi di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Johar Baru, warga berharap pembangunan tangki septik komunal dapat terealisasi pada tahun 2022," kata Nurhelmi di Jakarta, Jumat (11/2).
Nurhelmi berharap adanya anggaran dari pemerintah atau swasta untuk pembangunan tangki septik tersebut dan diharapkan bisa terealisasi pada tahun ini.
"Warga berharap ada pembangunan septic tank komunal dan rumah tangga agar diperbanyak. Semoga banyak CSR dan ada anggaran APBD bisa membantu pelaksanaan kegiatan dalam pembangunan," ujarnya.
Baca juga: Komitmen Kepala Daerah Jadi Kunci Setop Buang Air Besar Sembarangan
Helmi mengatakan sejauh ini telah dilakukan pembangunan tangki septik komunal dan rumah tangga. Namun, pembangunan tangki septik itu belum dilakukan secara menyeluruh..
"Tinggal dikit sih, hanya 10% saja rumah di Kelurahan Johar Baru yang belum dibangun. Kita harap juga tahun ini sudah kelar," harapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi berharap permasalahan warga terkait tangki septik komunal dan rumah tangga dapat terselesaikan. Ia berharap ada pihak swasta yang bisa membangun tangki septik untuk warga.
"Saya berharap ada CSR yang bisa membangun tangki septik komunal dan tangki septik rumah tangga di kelurahan yang masih belum memiliki tangki septik," tutupnya.(OL-5)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved