Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Depok tak menyelenggarakan pemberian vaksin kepada pedagang di Pasar Musi karena tidak ada pedagang pada 215 kios dan los yang ada.
Kepala bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perdagangan Kota Depok Median Zahedi memaparkan kondisi Pasar Musi yang berada di Jalan Banyuasin Raya, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.
Pasar Musi, dibangun pemerintah kota untuk pasar tradisional melalui APBD beberapa tahun silam. Meski tak ada pedagang menempati kios dan los, pihaknya tetap memberikan data kepada Dinas Kesehatan Kota Depok. Data yang diberikan berupa jumlah kios dan los.
"Tak cuma itu, data pedagang kaki lima (PKL) ikut kita berikan untuk divaksin covid-19," ungkapnya, Rabu (10/3).
Median mengatakan, data tersebut diberikan untuk dievaluasi. Suntik vaksin, terang dia, perlu bagi pedagang guna mencegah penyebaran covid-19, sehingga diharapkan perekonomian makin menggeliat kembali melalui transaksi perdagangan yang sejalan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes).
Baca juga: Animo Pedagang Pasar Cisalak Depok Divaksinasi Covid Tinggi
Sebanyak 215 lapak yang tersedia di Pasar Musi dibangun agar kawasan tersebut tidak kumuh, tertib dan nyaman.
"Namun hingga saat ini lapak tersebut belum juga dihuni oleh pedagang, jumlah kios yang terbangun di Pasar Musi 18 unit dan los 197 unit, " terang dia.
Kondisi ini, menurut dia, tentunya dapat dipakai oleh pedagang yang masih nekat berjualan di sepanjang trotoar Jalan Banyuasin Raya. Bahkan, sebenarnya pemerintah daerah sudah memberi sinyal terbuka.
"Pedagang di sana (trotoar) sebenarnya sudah mendaftar kepada unit pelaksana Pasar Musi," ujar dia.
Akan tetapi, lanjut Median, mereka tidak mau menempatinya. Dikarenakan sudah terlalu nyaman dengan lokasi jualannya. Median menegaskan pedagang yang berjualan di luar pasar wajib masuk ke tempat yang sudah disediakan.
Konsumen, lanjutnya, selama ini lebih mudah berbelanja ditrotoar. Dibandingkan harus masuk terlebih dulu ke bangunan pasar.
"Para pedagang tidak mau mendiami 215 kios dan los dan lebih memilih berjualan di lapak emperan lantaran lebih mudah dijangkau pembeli," pungkas Median.(OL-5)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved