Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT KAI Commuter menyebut dampak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat di Jakarta yang searah dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jumlah penumpang KRL Jabodetabek turun hingga 70%.
Direktur Utama PT KAI Commuter Wiwik Widayanti mengatakan sebelum adanya pandemi covid-19, rata-rata jumlah penumpang harian KRL Jabodetabek mencapai 1 juta penumpang.
"Saat pandemi jumlahnya turun sampai 70%. Rata-rata 300 ribu sampai 375 ribu per hari," kata Wiwik dalam konferensi pers daring, Jumat (5/2).
Saat PSBB Transisi jilid 2 yang berlangsung sejak 12 Oktober 2020 sampai 10 Januari 2021, jumlah penumpang KRL sempat meningkat hingga 400 ribu penumpang per hari terutama pada November 2020.
"Tapi, saat PSBB ketat atau PPKM dj Januari ini, jumlahnya kembali turun menjadi 300 ribu per hari," jelas Wiwik.
Dalam kesempatan yang sama VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan kebijakan PSBB membuat 70% KRL Jabodetabek kosong.
Bilapun ada kepadatan, hal itu terjadi hanya di beberapa gelintir gerbong saja di jam-jam tertentu seperti jam sibuk yakni pukul 06.00 - 08.00.
"Kalaupun ada antrean memang harus karena kita menerapkan 'physical distancing'. Jadi mau tidak mau harus. Tetapi sesungguhnya kalau ada gerbong yang padat saya pastikan itu tidak terjadi di semua gerbong, di semua rangkaian. Karena 70% KRL kosong," ujarnya.
Ia mengatakan kepadatan penumpang masih terjadi di jam sibuk karena tidak semua perusahaan menerapkan sistem sif kerja.
"Jam sibuk memang bergeser tapi tetap terpusat di jam 06.00-08.00 WIB. Ini perlu kerjasama semua pihak supaya menyebar jam kerja agar tidak terjadi kepadatan di satu waktu," tandasnya. (OL-8)
Hingga Selasa (28/04), korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 14 orang, sementara puluhan lainnya masih dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.
Netty menekankan pentingnya layanan pendampingan psikologis bagi para korban selamat serta keluarga korban.
Puan menilai, tabrakan ini merupakan alarm keras bahwa kompleksitas jalur kereta di wilayah metropolitan sudah sangat tinggi.
Hingga saat ini, data sementara mencatat 14 korban meninggal dunia serta 79 korban luka-luka yang masih dalam penanganan di berbagai rumah sakit.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku belum menerima data detail 130 perlintasan sebidang tak terjaga di wilayah Daop 1 Jakarta dari PT KAI.
Insiden tabrakan antara kereta komuter line di daerah Bekasi Timur oleh KA Argo Bromo Anggrek yang menimbulkan korban jiwa dan puluhan luka-luka memicu perhatian serius terhadap tata kelola.
MTI menilai kecelakaan KA dan KRL di Bekasi Timur jadi momentum perkuat prinsip 3E (Engineering, Enforcement, Education) demi keselamatan perlintasan sebidang.
Update kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur: 14 orang meninggal dunia dan 84 luka-luka. Korban tewas dibawa ke RS Polri untuk identifikasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved