Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus terbuka kepada warga bahwa wilayah Ibu Kotai rawan banjir. Sehingga ketika hujan besar, warga bisa melakukan langkah antisipasi.
Hal itu ditekankan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Banjir DPRD DKI Zita Anjani. Dia memandang upaya serius penanganan banjir baru terlihat dalam postur APBD 2021. Artinya, dampak penanganan banjir bisa dirasakan sekitar 2-3 tahun mendatang.
Baca juga: Jika Banjir, Anies Janji Bisa Surutkan Air dalam 6 Jam
“Dampak pengurangan banjir baru bisa dirasakan paling tidak 2-3 tahun lagi. Itu harus terbuka disampikan ke warga. Jadi ketika nanti hujan warga bisa antisipasi dari jauh hari,” pungkas Zita saat dihubungi, Rabu (11/11).
Pihaknya pun mengingatkan agar anggaran banjir fokus pada pembangunan infrastruktur. Sebab, upaya itu dapat meningkatkan kapasitas menampung air. Pada akhirnya, bisa mengurangi dan mencegah banjir.
“Kapasitas kali atau sungai eksisiting hanya 950 m3/detik. Sedangkan rata-rata banjir tahunan debit airnya mencapai 2.100-2.650 m3/detik. Bahkan awal 2020 ini mencapai 3.389 m3/detik,” jelas Zita.
Baca juga: Wagub DKI Bantah Jumlah Tes Swab Sengaja Diturunkan
Menurutnya, Pemprov DKI juga harus meningkatkan lahan hijau dan lahan serapan. Sejauh in, ruang terbuka hijau (RTH) di DKI Jakarta baru sekitar 9,98%. Untuk menyerap genangan air dengan baik, dibutuhkan RTH sebesar 30%.
“Lalu mau mengandalkan sumur resapan yang baru dibangun 1.772 titik, dari 1,8 juta titik yang dibutuhkan. Tentu itu hal yang mustahil untuk menghilangkan genangan dalam 6 jam,” cetus dia.(OL-11)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved