Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mendorong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyiapkan tempat pengungsian. Termasuk dengan penerapan protokol kesehatan dari covid-19. Pasalnya sejumlah titik di DKI Jakarta mulai tergenang oleh banjir akibar curah hujan yang tinggi kemarin malam (22/9).
Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksikan wilayah Indonesia, khususnya Jabodetabek, akan mulai memasuki musim hujan di awal Oktober.
Baca juga: Komunitas Bike To Work Perlu Hak Rasa Aman Bersepeda
“Pak Gubernur mesti pikirkan bagaimana caranya warga DKI yang kena banjir dan mengungsi di tempat pengungsian malah terkena covid-19,” ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (22/9).
Sehingga, Anies harus mencari solusi yang tepat dan cepat karena DKI sudah agak terlambat mengantisipasi banjir. Kalau intensitas hujan lebih deras lagi sambung dia, maka akan lebih membahayakan warga. Ia berharap Anies membuat daftar dan menyiapkan tempat pengungsian bagi warga. Berikut dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya menyiapkan ruangan khusus untuk satu keluarga.
“Karena gak mungkin dalam satu ruangan ada beberapa keluarga. Itu harus disekat. Saya berharap Pak Anies melalui dinas-dinasnya untuk menyiapkan tempat pengungsian yang memang sesuai dengan protokol Covid-19. Satu ruangan untuk satu keluarga. Tidak satu ruangan untuk lebih dari satu keluarga karena risk-an oleh Covid-19,” tandasnya. (OL-6)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved