Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan genangan air masih terjadi di beberapa titik wilayah Ibu Kota. Informasi banjir hari ini (Selasa, 22/9) terdapat seluas 49 wilayah di tingkat rukun tetangga (RT) yang terdampak banjir.
"BPBD DKI Jakarta melaporkan sebanyak 15 orang mengungsi setelah banjir terjadi di beberapa titik semalam. Pantauan terkini wilayah yang masih terjadi genangan di Jakarta Timur dengan 23 RT (ketinggian air genangan mencapai 10 sampai dengan 100 cm), Jakarta Barat 14 RT (10 sampai sampai dengan 80 cm), Jakarta Selatan 10 RT (tinggi air 10 sampai dengan 40 cm), Jakarta Utara 1 RT (20 sampai dengan 50 cm) dan Jakarta Pusat 1 RT (20 cm)," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB DKI Jakarta, Raditya Jati, di Jakarta, Selasa (22/9) pagi.
Dia menambahkan, petugas telah menyiapkan pos pengungsian di beberapa lokasi yaitu di mushola Riyadhul Saadah di Kelurahan Kembangan Utara, dan sejumlah puskesmas dan rumah dinas di RW 07 Kelurahan Rawajati.
"Untuk genangan di Jakarta Barat hingga sore ini ada di beberapa titik lokasi seperti di Kecamatan Palmerah, Kebon Jeruk, Grogol, Kembangan dan Cengkareng. Sebaran titik genangan paling banyak terjadi di Kecamatan Cengkareng dengan ketinggian beragam antara 10 hingga 30 cm," ujar Raditya Jati.
Masyarakat DKI Jakarta diminta lebih waspada terhadap bencana banjir, pasalnya perkiraan cuaca harian dari BMKG menginformasikan masih adanya hujan ringan di wilayah Ibu Kota. (OL-4)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved