Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SESEORANG yang mengaku sebagai direktur utama sebuah perusahaan menipu sebuah bank swasta nasional di Indonesia. Dia meminta bank itu memindahkan deposito perusahaan ke rekening pribadi dengan total senilai Rp1,57 miliar.
"Mereka menipu bank menggunakan telepon," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (10/9).
Yusri mengatakan, salah seorang dari empat pelaku menyamar sebagai Direktur utama PT CWI dan PT TI. Sebelum menelepon bank untuk memindahkan deposito perusahaan ke rekening pribadi, komplotan ini terlebih dahulu menyiapkan surat-surat palsu dengan kop dan stempel perusahaan.
Baca juga: Terlibat Tawuran, 5 Remaja Ditangkap di Kebayoran Lama
Para pelaku juga telah melakukan riset terhadap kedua perusahaan tersebut. Kedua perusahaan itu menjadi target karena menyediakan informasi lengkap di internet, mulai dari struktur kepemimpinan hingga laporan keuangan.
Setelah semuanya lengkap, para pelaku menelepon dan meyakinkan kepala cabang bank untuk memindahkan deposito perusahaan ke rekening pribadi. Komplotan ini membuka rekening khusus penampung uang tersebut.
"Pihak bank selama syarat pemindahan depositonya resmi dan lengkap, akan diikuti. Dia bisa menyiapkan semuanya itu," ungkap Yusri.
Atas aksi komplotan ini, PT CWI dan PT TI mengalami kerugian Rp1,57 miliar.
Kini, polisi tengah memburu satu tersangka berinisial A. Dia merupakan penadah dari uang kedua perusahaan tersebut.
Keempat tersangka telah ditahan. Mereka dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan, Pasal 263 KUHP tentang pembuatan surat palsu, dan Pasal 3, 4, 5 Undang-Undang RI Nomor 8 tentang tindak pidana pencucian uang (TPPU). Mereka terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara. (OL-1)
PADA kuartal pertama 2026, pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio mengantarkan PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja positif.
RUPST SMBC Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai 20% dari laba bersih 2025 dan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur baru.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
DI atas kertas, Indonesia hari ini terlihat kuat. Kita memiliki bantalan fiskal Rp420 triliun, nilai yang tidak hanya besar, tetapi juga menenangkan. Sebanyak Rp120 triliun di Bank Indonesia
Lupa password akun penting? Simak 7 cara praktis mengakses sandi yang tersimpan di HP Android, iPhone, hingga Laptop Windows dan Mac secara aman.
Sidang perkara kredit PT Sritex yang melibatkan mantan pejabat Bank DKI, Babay Farid Wajdi, membahas risiko perbankan dan prosedur mitigasi kredit bermasalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved