Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Sumber Daya Air Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan fokus memperbaiki sejumlah saluran air yang mengalami penyempitan. Dinas juga telah menerjunkan tim satuan tugas untuk mengatasi persoalan banjir yang menghantui warga Ibu Kota. "Kita minta satgas untuk siaga dengan peralatannya di lokasi masing-masing," ujar Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf ketika dikonfi rmasi, kemarin.
Ia menegaskan pihaknya tidak mengendurkan pengawasan di lokasi rawan genangan meski ada wabah covid-19. Satgas pun tetap diminta bersiaga selama 24 jam. Selain karena menyempitnya saluran air, terang dia, banjir juga disebabkan luapan sungai yang kebetulan belum dinormalisasi, seperti di wilayah yang terletak di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Kali Pesanggrahan.
Meski demikian, Juaini mengaku beberapa rutinitas seperti pengerukan sedimentasi di sungai maupun waduk terus berjalan. "Memang di lokasi Kali Pesanggrahan ada beberapa tempat yang menyempit jadi perlu dinormalisasi."
Kemarin, hujan deras menyebabkan beberapa wilayah tergenang dengan ketinggian 30 cm-50 cm. Kepala Pusat Data Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muhammad Insyaf mengatakan, meluapnya Kali Pesanggrahan dan Kali Angke menyebabkan sejumlah permukiman di wilayah Jakarta Barat terendam. Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan akan adanya cuaca ekstrem, yakni hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah di Indonesia termasuk Jakarta. (Put/Sru/J-3)
Menurut Jumhur, tantangan lingkungan hidup di Indonesia cukup kompleks dan membutuhkan penanganan bertahap.
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Pemerintah melangkah lebih jauh dalam mewujudkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik.
Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan CitraRaya, Tangerang, tengah dipersiapkan untuk bertransformasi menjadi fasilitas pengelolaan sampah berbasis metode controlled landfill.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang mencatat produksi sampah di kota itu mencapai 700 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved