Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPAH menumpuk hingga setinggi 5 meter di Jalan Sadewa Raya, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Akibatnya, bau busuk yang sangat menusuk sampai ke permukiman warga dan ibadah.
Bachtiar Butar-Butar, warga Jalan Sadewa Raya, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok, menuturkan lautan sampah di Jalan Sadewa, tak hanya membuat warga di sekitar resah, melainkan jalan menuju ke permukiman dan ibadah tak bisa dilewati mobil dan motor lantaran terhalang timbunan sampah yang menutup badan jalan tersebut.
Baca juga: Pasien Meninggal di RSPI, Dirujuk dengan Menggunakan Ventilator
"Gila bener, sampai 5 meter sampah lautan di Jalan Sadewa Raya, Kelurahan Mekarjaya membuat resah warga," katanya, Jumat (6/3).
Para warga di sekitar tempat pembuangan sampah, Jalan Sadewa Raya, Kelurahan Mekarjaya kerap mengeluhkan timbunan dampah dan berserakan itu.
"Bahkan kami sudah meminta langsung ke pihak terkait agar dipasang larangan di tempat pembuangan sampah tersebut. Kondisi ini, lanjutnya, ironi mengingat Kota Depok pernah meraih Piala Adipura tahun 2017.
Selain di Jalan Sadewa Raya, Kelurahan Mekarjaya. sampah juga menumpuk di badan jalan Raya Bogor, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Ironinya, timbunan sampah di sana justru dijadikan pemerintah daerah tempat sebagai tempat pembuangan sementara (TPS).
Kohar Susanto, warga sekitar mengatakan para pengandara mobil dan motor dari arah Simpangan Depok, Tol Cijago, Jalan Margonda setiap hari terjebak macet di lokasi TPS ini karena badan jalan yang seharusnya milik pengandara dijadikan TPS.
"Tiada hari tanpa macet di sana Terlebih hari Senin kemacetan semakin parah karena petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok membongkar timbunan sampah TPS, ada puluhan ton sampah yang diangkut, " ujar Kohar.
Timbunan sampah di Raya Bogor atau jalan negara tersebut, lanjutnya berada persis di atas Kali Baru. Sehingga, ketika hujan turun sampah terbawa arus ke jembatan Pasar Tugu, Kecamatan Cimanggis, sebagian lainnya berserakan ke jalan.
Disebutkan, di saat hujan seperti sekarang, tumpukan itu menimbulkan bau tak sedap. Udara disekitaran kawasan tersebut tercemar.
"Bagi warga, ini sangat mengganggu, apalagi lokasinya di pinggir jalan negara dekat dengan sekolah dan ibadah.
Baca juga: DKI Wajibkan Adanya Ruang Isolasi Dalam Penyelenggaraan Acara
Terkait keluhan warga itu, Kepala bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Iyai Gumilar, mengatakan pihaknya terus membersihkan sampah.
"Namun pengangkutannya dilakukan bergiliran. Hal itu karena keterbatasan personil dan armada angkutan sampah, " kilahnya (OL-6)
Menurut Jumhur, tantangan lingkungan hidup di Indonesia cukup kompleks dan membutuhkan penanganan bertahap.
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Pemerintah melangkah lebih jauh dalam mewujudkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik.
Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan CitraRaya, Tangerang, tengah dipersiapkan untuk bertransformasi menjadi fasilitas pengelolaan sampah berbasis metode controlled landfill.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang mencatat produksi sampah di kota itu mencapai 700 ton per hari.
Pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan sampah secara komprehensif hingga ke hilir
Sampah dan lumpur yang diangkut dari aliran Kali Baru sekitar 7 ton dan 8 ton dari Kali Laya, dengan diangkut oleh 6 armada truk besar menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
Masyarakat diharapkan langsung mendatangi kantor kelurahan atau gerai layanan resmi Dukcapil Depok untuk melakukan aktivasi IKD secara aman dan legal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved