Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Yotje Mende mengapresiasi pengungkapan narkoba jenis sabu seberat 70 kg yang dilakukan oleh Bareskrim Polri. Barang haram tersebut diketahui diselundupkan dari Malaysia melalui Selat Malaka menuju Bengkalis, Riau.
Meski demikian, Yotje menyebut masih ada kegagalan yang dilakukan pihak kepolisian dalam melakukan patroli di perairan. Ia menegaskan, perlu ada keterpaduan antarinstansi untuk menjaga perairan Indonesia yang luas.
"Seharusnya dari pelabuhan ini terutama dari Polair (Direktorat Polisi Air Baharkam Polri-red), Bakamla, Kementrian Kelautan dan Perikanan, dan paguyuban nelayan dengan pemberdayaan Bhabinkamtibmas di Polri serta Babinsa di Koramil," katanya saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (21/1).
Baca juga : Dikirim dari Malaysia, Polisi Gagalkan Penyelundupan 70 Kg Sabu
Senada dengan Yotje, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan menyebut pentingnya kerja sama antarinstansi dalam memperkecil ruang gerak penyelundupan narkoba lewat laut.
"Selama ini dalam pantauan kami sering lolos lewat laut. Kenapa? Karena laut sangat luas sekali, belum lagi pelabuhan tikus banyak sekali," jelas Edi.
Menurut Edi, penyelundup narkoba menggunakan pelabuhan tikus karena tidak dihuni dan luput dari pantauan.
"Untuk itu kita harapkan pada Polri, BNN, Angkatan Laut kerja sama, bersinegri dalam pemeberantasan narkoba," tandas Edi. (Ol-7)
KAKORLANTAS Polri memastikan akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan taksi listrik hijau atau Green SM menyusul kecelakaan kereta KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4)
Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi di Jakarta pada Rabu (22/4).
Polri mengungkap berbagai modus haji ilegal yang merugikan jemaah, mulai dari penyalahgunaan visa hingga skema ponzi. Simak detail lengkapnya di sini.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
TS alias Ki Bedil ditangkap oleh Satresmob Bareskrim Polri terkait penjualan senjata api ilegal di Jawa Barat. Ki Bedil menjual senjata api ilegal selama 20 tahun. fakta-fakta soal Ki Bedil
Modus pertama melibatkan pengoplosan dan konversi ilegal, di mana isi LPG 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved