Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai tarif parkir di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) sangatlah mahal padahal tidak sebanding dengan fasilitas parkir yang cenderung terbuka dan berdebu.
Ketua YLKI Tulus Abadi menilai pelaksanaan Jakarta Fair yang tidak fair (tidak adil) kepada konsumen. Menurut dia, beberapa fasilitas tidak sebanding dengan kocek yang dikeluarkan oleh pengunjung.
Baca juga: Kurangi Beban Warga DKI
"Saya mengunjungi JFK. Memasuki area JFK pukul 16.15 WIB, dengan kemacetan yang parah, sehingga baru dapat parkir pukul 17.15 WIB," kata Tulus Abadi saat dihubungi, Minggu (23/6).
Setelah sampai pengunjung dikenakan tarif parkir Rp30 ribu untuk roda empat dan Rp15 ribu untuk motor setiap sekali masuk. "Tarif sebesar ini terlalu mahal. Ini sama saja menjadikan kenaikan tiket masuk secara terselubung," ujar Tulus Abadi.
Untuk tiket masuk tarifnya Rp40 ribu setiap orang. Jadi konsumen pengguna mobil harus merogoh kocek Rp70 ribu.
"Kondisi area parkir sangat tidak nyaman, terbuka, dan berdebu. Selain itu, managemen JFK seharusnya bisa menakar berapakah jumlah kapasitas maksimal area JFK," kritik dia.
Karena pengunjung terus diterima masuk ke area JFK sehingga sangat sulit mencari area parkir dan di dalam area JFK sangat penuh sesak.
"Sangat tidak nyaman, sementara konsumen sudah membayar parkir yang sangat mahal dan tiket masuk yang mahal juga," tandas Tulus. (Iam/A-5)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved