Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya menagkap enam kurir pembawa uang senilai puluham miliar dalma bentuk mata uang asing di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (13/4) malam.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Minggu (14/4) mengatakan, penangkapan dilakukan pada pukul 21.00 WIB.
Menurutnya, para pelaku ditangkap dari penerbangan Singapura dengan barang bukti sejumlah jenis mata uang asing dari berbagai negara yang berjumlah total Rp90 miliar yang kemudian diamankan pihak kepolisian.
"Mata uang asing itu, 10 juta yen Jepang, 90 juta won Tiongkok, 45.000 riyal Arab Saudi, 100.000 dollar Selandia Baru, dan 3.677.000 dollar Singapura," sebutnya.
Adapun keenam tersangka yang membawa uang asing tersebut yakni, Gofur (Singapura) Rp17,4 miliar; Yunanto dan Edi Gunawan Rp42,050 miliar; Giono (Hongkong) Rp12 miliar; serta Kevin dan Yudi (Bangkok) Rp18 miliar.
Baca juga : Aparat Polda Datangi Kantor Telkom terkait Transaksi Mencurigakan
Berdasarkan interogasi petugas, lanjut Argo, mereka menyebut uang asing itu milik PT Solusi Mega Artha. Oleh karena itu, kasus itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian terkait darimana asal uang asing tersebut.
"Iya masih diselidiki. Setelah kita lakukan interogasi terhadap yang membawa uang, sampai saat ini belum ada membuktikan bahwa uang itu dari mana," pungkasnya.
Diketahui, aturan ini tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 20/2/PBI/2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 19/7/PBI/2017 tentang Pembawaan Uang Kertas Asing (UKA) ke Dalam dan Keluar Daerah Pabean Indonesia.
Pasal itu berbunyi, "Setiap orang yang melakukan pelanggaran atas ketentuan pembawaan UKA sebagaimana dimaksud, dikenakan sanksi administratif berupa denda sebesar 10 persen dari seluruh jumlah UKA yang dibawa dengan jumlah paling banyak setara dengan Rp 300 juta." (OL-8)
Pihak Imigrasi mengamankan 29 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dalam operasi gabungan di kawasan Marina City Waterfront, Batam.
KANTOR Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menunda keberangkatan sedikitnya 13 warga negara Indonesia (WNI) yang terindikasi hendak menunaikan ibadah haji ilegal.
KANTOR Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mengamankan enam warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Malaysia yang diduga menyalahgunakan izin tinggal untuk bekerja secara ilegal di Batam.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan mencatat selama periode Januari–Maret 2026 penerbitan paspor baru sebanyak 2.869 pemohon.
Ditjen Imigrasi menyerahkan tiga warga negara Australia berinisial ZA, DTL, dan JVD ke Kejaksaan RI setelah berkas penyidikan mereka dinyatakan lengkap (P-21) pada Rabu (8/4).
Calon Sekretaris Keamanan Dalam Negeri AS, Markwayne Mullin, menjalani uji kelayakan yang panas. Ia berjanji akan mengubah pendekatan penegakan imigrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved