Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES belajar anak di sekolah kini semakin menekankan pendekatan deep learning, yaitu pembelajaran berbasis pemecahan masalah, eksplorasi, serta pemikiran kritis. Dalam pendekatan ini, anak tidak hanya dituntut untuk menghafal, tetapi juga diajak untuk menganalisis dan berdiskusi.
Untuk mendukung proses tersebut, kesiapan fisik dan mental anak sejak pagi hari jadi perhatian penting bagi keluarga di rumah, yang diawali dengan sarapan bergizi lengkap agar anak kenyang lebih lama dan optimal dalam meraih prestasi.
Dengan kata lain, pendekatan deep learning mendorong pembelajaran yang mindful (reflektif), meaningful (bermakna), dan joyful (menyenangkan). Guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar aman, inklusif, dan kolaboratif. Namun, agar anak dapat terlibat aktif dan fokus dalam proses berpikir mendalam, asupan nutrisi yang tepat di pagi hari menjadi fondasi utama. Sarapan dengan nutrisi seimbang memiliki dampak langsung pada performa kognitif anak.
"Setelah tidur malam, kadar glukosa dalam tubuh menurun. Padahal, otak membutuhkan glukosa sebagai sumber energi utama untuk berpikir dan berkonsentrasi. Kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serta vitamin dan mineral saat sarapan membantu menjaga fokus, daya ingat, serta stamina anak selama proses belajar berlangsung," kata dr. Daniel Witanto, M.Biomed (AAM) pada Kamis (26/2/2026).
Ia menambahkan kebiasaan melewatkan sarapan dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, hingga partisipasi anak di kelas, terutama dalam pembelajaran yang menuntut analisis dan pemecahan masalah.
Memahami pentingnya sarapan sebagai bagian dari gaya hidup keluarga Indonesia, Energen menghadirkan pilihan sarapan bergizi lengkap yang mengombinasikan karbohidrat, protein, serat, susu, mineral, serta vitamin lengkap. Kombinasi tersebut dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan energi anak agar kenyang lebih lama dan berprestasi.
“Kami melihat proses belajar anak kini semakin aktif dan menantang. Melalui kandungan susu, sereal, dan vitamin, kami ingin menjadi bagian rutinitas pagi keluarga Indonesia agar anak lebih siap menjalani aktivitas belajar yang membutuhkan fokus dan energi berkelanjutan,” ujar Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk Haruman Rustandi.
Ia menerangkan momen sarapan bersama keluarga merupakan momen berharga dan berkualitas sebelum anak berangkat sekolah. Melalui pilihan yang mudah disiapkan dan bergizi lengkap, Energen menawarkan enam varian rasa favorit, yaitu cokelat, kacang hijau, vanilla, jahe, jagung, dan kurma. Tak hanya itu, varian Energen Topping Beng Beng Balls dan Energen Topping Roma Malkist menambah varian agar sarapan anak semakin seru. Orang tua pun dapat memastikan kebutuhan energi anak terpenuhi tanpa mengurangi kehangatan kebersamaan di pagi hari.
Dengan sinergi antara pendekatan pembelajaran yang tepat di sekolah dan kebiasaan sarapan bergizi lengkap di rumah, ia berharap anak-anak dapat menjalani proses deep learning secara optimal, lebih fokus, bersemangat, dan mampu berpikir kritis dalam menghadapi tantangan masa depan. (H-2)
Ahli gizi menegaskan susu kental manis bukan untuk konsumsi harian karena kandungan gula tinggi. Simak risiko kesehatan dan fakta gizinya di sini.
Sarapan sering dianggap sebagai fondasi penting untuk memulai hari. Namun, dibalik kepraktisannya, ada sejumlah menu sarapan yang populer namun berisiko bagi kesehatan ginjal.
Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini berkaitan dengan gangguan metabolisme, penurunan fungsi otak. Serta dapat meningkatnya risiko penyakit jantung.
Shakira Aminah mengatakan kesehatan dan gizi adalah kunci agar anak dapat berprestasi.
Sarapan adalah waktu makan yang sangat penting, terutama bagi mereka yang ingin menjaga kestabilan kadar gula darah.
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
Kemendikdasmen luncurkan PJJ jenjang menengah untuk tekan angka ATS usia 16-18 tahun. Simak kesiapan sekolah induk di Malaysia, Ternate, dan Padalarang.
Pendekatan STEM tidak hanya berfokus pada teknologi sebagai alat, juga sebagai sarana untuk membentuk pola pikir kritis dan inovatif dalam memecahkan tantangan dunia nyata.
Karya bertajuk “Penulisan Kaligrafi Mandarin pada Media Payung Terbanyak” tersebut sekaligus mengantarkan sekolah tiga bahasa itu mencatatkan rekor MURI.
APCA Indonesia meluluskan siswa Culinary dan Pastry Arts melalui pendidikan intensif 9 bulan. Fokus pada kesiapan kerja dan standar global industri F&B.
Siswa di daerah itu terpaksa berangkat dan pulang sekolah dengan melintasi pipa air karena jembatan yang biasa mereka lalui ambruk dan tak kunjung dibangun kembali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved