Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAWATAN kulit menjadi sangat penting karena organ terbesar yang melindungi tubuh ini sangat berisiko mengalami kerusakan dan infeksi.
Karenanya, perawatan kulit yang baik dapat membantu menjaga kulit tetap sehat, mencegah penuaan dini, mengurangi risiko penyakit kulit, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Yang menjadi pertanyaan, produk perawatan kulit mana yang bisa diandalkan? Apalagi saat ini ada banyak sekali produk tersebut di pasaran lho.
Baca juga : Jaga Kadar Air, Faktor Utama Perawatan Kulit
Untuk itu, Anda perhatikan sebelum membeli produk kesehatan kulit ialah kandunganya, harus alami dan aman untuk semua jenis kulit.
Lantas kandungan alami apa saja yang baik untuk kulit? Berikut adalah penjelasan dari brand lokal Sook & Co
Centella asiatica atau tanaman bernama lain daun pegagan ini, sering menjadi bahan dasar krim untuk perawatan kulit wajah.
Baca juga : Mengenal Kolagen dan 5 Manfaatnya untuk Kulit Wajah
Dan tanaman tropis yang tumbuh di Asia Tenggara ini sangat umum digunakan sebagai ramuan obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit sejak berabad-abad silam, termasuk untuk bagian kulit.
Niacinamide merupakan salah satu bentuk vitamin B3. Zat ini terkandung dalam berbagai makanan, seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, telur, susu, ikan, daging, dan ragi.
Niacinamide sering digunakan sebagai bahan dasar produk skincare. Tidak mengherankan jika produk skincare yang mengandung niacinamide ini banyak dicari, karena dipercaya dapat mengatasi berbagai masalah kulit, seperti kulit berjerawat, pori-pori besar, serta garis halus dan kerutan di wajah.
Baca juga : Ini Cara Merawat Kulit Secara Optimal
Manfaat coconut oil untuk kesehatan maupun kecantikan sudah tak diragukan lagi. Bahan alami yang berasal dari daging kelapa ini sudah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu sebagai obat karena memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.
Bahkan, hingga kini, coconut oil masih digunakan untuk menuntaskan masalah kesehatan maupun perawatan tubuh, karena memiliki mineral zat besi, vitamin K, vitamin E sebagai antioksidan yang mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.
Almond oil kaya akan nutrisi mulai dari protein, mineral, lemak tak jenuh, serta vitamin (A, B, D, dan E).
Baca juga : Tips Memilih Perawatan Wajah dan Antipenuaan dengan Skin Booster yang Efektif
Tidak mengherankan berkat kandungan inilah minyak almond sering digunakan sebagai produk perawatan kulit.
Banyak orang yang tahu bahwa licorice bisa memberikan sejumlah manfaat untuk kesehatan kulit wajah.
Licorice merupakan tumbuhan dari famili Fabaceae yang banyak tumbuh di Yunani, Turki, serta negara-negara Asia Barat. Kerap disebut sweet root, licorice banyak dimanfaatkan sebagai penyedap rasa.
Baca juga : Jangan Anggap Remeh, Inilah Pentingnya Menjaga Kesehatan Kulit Wajah
Licorice Extract ternyata juga mengandung senyawa bernama glycyrrhizin yang terkenal memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba.
Tidak hanya itu licorice juga mengandung senyawa antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas.
Seperti diketahui radikal bebas dapat memberikan efek yang negatif untuk kulit, salah satunya berkurangnya hidrasi yang berdampak pada kelembapan kulit. (RO/Z-1)
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Ketua Perdoski dr. Hanny Nilasari memperingatkan bahwa virus HPV tidak hanya menular lewat hubungan seksual, tapi juga kontak kulit dan objek tertentu.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Jelita, kamu punya tas, dompet, atau asesoris fesyen lainnya berbahan kulit yang keren tapi masih diragukan kehalalan material dan prosesnya?
Merujuk pada data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2020–2024, terjadi peningkatan tren kasus pneumonia, diare, tuberkulosis, dan HIV pada anak-anak Indonesia.
Penyakit infeksi dengan fatalitas tinggi seperti Virus Nipah menuntut kewaspadaan sejak gejala awal
ISPA tidak menyerang semua orang dengan dampak yang sama. Terdapat kelompok tertentu yang jauh lebih berisiko mengalami kondisi ini.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Infeksi cacing secara kronis dapat menurunkan produksi ayam petelur, baik dari segi kuantitas maupun bobot telur.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved