Iran Eksekusi Agen Mossad Israel

Dhika Kusuma Winata
25/4/2026 16:52
Iran Eksekusi Agen Mossad Israel
Seorang pria memegang bendera Iran yang menampilkan wajah Pemimpin Tertinggi Iran yang telah wafat dan yang baru, Ali dan Mojtaba Khamenei, di sepanjang Lapangan Enghelab (Revolusi) di pusat kota Teheran pada 25 Maret 2026. Iran meluncurkan rudal jelajah(AFP)

PEMERINTAH Iran kembali menjatuhkan hukuman mati di tengah meningkatnya tensi konflik kawasan. Seorang pria bernama Erfan Kiani dieksekusi setelah dinyatakan bersalah menjalankan misi untuk badan intelijen Israel Mossad saat gelombang protes melanda negara itu pada Januari lalu.

Otoritas kehakiman Iran menyebut hukuman gantung terhadap Kiani telah mendapat pengesahan dari Mahkamah Agung. Dia disebut sebagai salah satu aktor kunci dalam operasi yang disebut-sebut dijalankan oleh Mossad di Provinsi Isfahan.

Dalam dakwaan, Kiani dituding terlibat dalam berbagai aksi kekerasan dan sabotase. Dia disebut melakukan perusakan fasilitas publik dan privat, pembakaran, hingga penggunaan bom molotov.

Selain itu, ia juga dituduh membawa senjata tajam, memblokir jalan, menyerang aparat, serta menebar ketakutan di tengah masyarakat.

Eksekusi tersebut menambah daftar panjang hukuman mati yang dijalankan Iran sejak konflik dengan Israel dan Amerika Serikat pecah pada 28 Februari lalu.

Dua hari sebelumnya, otoritas Iran juga mengeksekusi seorang pria lain yang dinyatakan bersalah terkait kelompok oposisi terlarang.

Pemerintah Iran menilai rangkaian aksi protes pada Januari tidak berdiri sendiri. Teheran menuding keterlibatan pihak asing, termasuk Israel, Amerika Serikat, dan kelompok oposisi, yang memicu kerusuhan tersebut.

Sejak 19 Maret, sedikitnya sembilan orang agen Mossad Israel telah dieksekusi oleh Iran terkait kasus yang berhubungan dengan gelombang demonstrasi.

(AFP/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya