Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Amerika Serikat (AS) tengah menjalankan patroli kapal perang di Selat Malaka, salah satu jalur perdagangan paling vital di dunia. Kehadiran armada tersebut memicu perhatian publik di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menilai aktivitas tersebut bukan hal yang luar biasa. Ia menyebut patroli semacam itu merupakan bagian dari praktik yang sudah lazim dilakukan di perairan internasional.
"Saya kira mereka biasa ya, patroli di kawasan. Ada yang namanya Freedom of Navigation Patrol, kan," kata Sugiono dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/4).
"Itu bukan baru kok, bukan sesuatu yang baru," tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Staf Gabungan militer AS, Dan Caine menyatakan bahwa kapal perang Amerika kemungkinan akan melakukan pencegatan di jalur Selat Malaka sebagai bagian dari operasi maritim yang lebih luas.
Menurut laporan media pelayaran Lloyd’s List, kawasan Indo-Pasifik terutama di sekitar Selat Malaka menjadi salah satu titik konsentrasi kapal tanker gelap yang diduga mengangkut minyak ilegal, termasuk dari Iran.
"Kami juga menjalankan aktivitas dan tindakan pencegahan maritim di Area Tanggung Jawab Pasifik terhadap kapal-kapal yang meninggalkan wilayah tersebut sebelum kami memulai blokade," kata Caine kepada CNN.
Pengamat dari organisasi nirlaba United Against Nuclear Iran, Charlie Brown menilai pernyataan tersebut mengindikasikan Washington membuka peluang untuk melakukan operasi serupa terhadap kapal tanker di kawasan lain, termasuk yang terkait Venezuela.
Salah satu kapal yang teridentifikasi dalam pergerakan ini adalah USS Miguel Keith. Kapal tersebut diketahui melintasi Selat Malaka pada 18 April sebagai bagian dari operasi rutin Armada ke-7 AS.
Otoritas TNI Angkatan Laut memastikan bahwa perlintasan kapal perang AS tersebut dilakukan sesuai hukum internasional, khususnya hak lintas damai atau transit passage di jalur pelayaran internasional.
Meski disebut sebagai aktivitas rutin, keberadaan kapal perang AS di jalur strategis ini tetap menjadi sorotan, terutama karena lokasinya yang menghubungkan arus perdagangan global antara Asia, Timur Tengah, dan Eropa serta berdekatan dengan dinamika konflik yang sedang berlangsung. (Fer/P-3)
FPCI Dino Patti Djalal menghargai pernyataan Menlu Sugiono bahwa Indonesia tidak akan memungut tarif di Selat Malaka seperti diwacanakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
MENTERI Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengklarifikasi wacana tarif di Selamat Malaka bagi kapal yang melintasi jalur itu.
MENTERI Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki rencana untuk memberlakukan tarif bagi kapal yang melintas di Selat Malaka.
Indonesia sempat mengisyaratkan pungutan di Selat Malaka menyusul kebijakan tol Iran di Selat Hormuz. Simak respon Singapura, Malaysia, dan Tailan.
Kapal induk mini USS Tripoli terdeteksi mendekati Singapura. Membawa 2.200 personel elit Marinir AS, kapal ini dikabarkan menuju Timur Tengah untuk misi khusus.
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono meminta Israel dan kelompok perlawanan bersenjata di Libanon untuk kembali ke meja perundingan menyusul gugurnya personel UNIFIL, Praka Farizal Rhomadhon.
Simak cerita Tetap Segar, teknisi pesawat asal Tangerang yang saksikan langsung serangan rudal di Teheran sebelum dievakuasi KBRI ke Indonesia.
Update Repatriasi 2026: 22 WNI dari Iran tiba di Bandara Soetta disambut Menlu Sugiono. Pemerintah siapkan gelombang evakuasi lanjutan bagi 36 WNI lainnya.
Indonesia tawarkan peran mediasi di tengah memanasnya situasi Timur Tengah Maret 2026. Menlu RI desak de-eskalasi dan penghormatan hukum internasional.
Menlu RI Sugiono tegaskan kesiapan Indonesia pimpin Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) dan kirim 8.000 prajurit TNI untuk perdamaian Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved