Tolak Tekanan AS, Iran: Diplomasi Harus Berdasarkan Hukum Internasional

Ferdian Ananda Majni
21/4/2026 07:54
Tolak Tekanan AS, Iran: Diplomasi Harus Berdasarkan Hukum Internasional
Saeed Khatibzadeh.(Al Jazeera)

WAKIL Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menegaskan bahwa Teheran tidak akan menerima syarat apa pun di luar kerangka hukum internasional dalam hubungannya dengan Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), Khatibzadeh menolak tekanan waktu dalam proses diplomasi. 

"Waktu seharusnya tidak menekan Iran," katanya dilansir Anadolu, Selasa (21/4).

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, telah mengajukan  proposal yang adil dan praktis serta tetap berada dalam koridor hak-hak hukum Iran.

Khatibzadeh menilai banyak pernyataan dari pejabat Amerika Serikat lebih ditujukan untuk kepentingan domestik dan memengaruhi pasar, ketimbang mencerminkan kebijakan luar negeri yang konsisten.

Ia menegaskan bahwa strategi Iran tidak dipengaruhi oleh retorika Washington, baik yang bernada positif maupun negatif. 

Menurutnya, Teheran tetap berpegang pada prinsip yang sama. "Tidak akan menerima apa pun di luar hukum internasional," tegasnya.

Lebih lanjut, Khatibzadeh menekankan bahwa jalur diplomasi merupakan satu-satunya solusi yang realistis untuk menyelesaikan krisis yang sedang berlangsung. 

Ia pun menyerukan agar Amerika Serikat meninggalkan pendekatan maksimalis dan mulai membangun dialog berdasarkan prinsip saling menghormati. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya