Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menegaskan bahwa Teheran tidak akan menerima syarat apa pun di luar kerangka hukum internasional dalam hubungannya dengan Amerika Serikat.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), Khatibzadeh menolak tekanan waktu dalam proses diplomasi.
"Waktu seharusnya tidak menekan Iran," katanya dilansir Anadolu, Selasa (21/4).
Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, telah mengajukan proposal yang adil dan praktis serta tetap berada dalam koridor hak-hak hukum Iran.
Khatibzadeh menilai banyak pernyataan dari pejabat Amerika Serikat lebih ditujukan untuk kepentingan domestik dan memengaruhi pasar, ketimbang mencerminkan kebijakan luar negeri yang konsisten.
Ia menegaskan bahwa strategi Iran tidak dipengaruhi oleh retorika Washington, baik yang bernada positif maupun negatif.
Menurutnya, Teheran tetap berpegang pada prinsip yang sama. "Tidak akan menerima apa pun di luar hukum internasional," tegasnya.
Lebih lanjut, Khatibzadeh menekankan bahwa jalur diplomasi merupakan satu-satunya solusi yang realistis untuk menyelesaikan krisis yang sedang berlangsung.
Ia pun menyerukan agar Amerika Serikat meninggalkan pendekatan maksimalis dan mulai membangun dialog berdasarkan prinsip saling menghormati. (I-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved