Gempa M 7,5 Guncang Jepang, Operator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Gelar Investigasi

Irvan Sihombing
20/4/2026 17:01
Gempa M 7,5 Guncang Jepang, Operator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Gelar Investigasi
Ilustrasi(Dok. BMKG)

OPERATOR pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Jepang langsung melakukan inspeksi menyeluruh setelah gempa kuat bermagnitudo 7,5 mengguncang wilayah timur laut, Senin (20/4). 

Meski sempat memicu peringatan tsunami, perusahaan listrik Tohoku Electric Power dan TEPCO (Tokyo Electric Power Company) melaporkan tidak ada kondisi darurat atau anomali operasional di fasilitas PLTN Onagawa, Fukushima Daiichi, maupun Fukushima Daini.

Kantor berita Kyodo News pun melaporkan bahwa tidak ada kondisi darurat yang terdeteksi di fasilitas-fasilitas tersebut.

Gempa dengan magnitudo 7,5 mengguncang Jepang pada Senin, disertai peringatan tsunami di wilayah utara dan timur laut.

Berdasarkan data United States Geological Survey, gempa terjadi pada pukul 07.52 GMT (14.52 WIB) dengan episentrum berada sekitar 71 kilometer dari Miyako, Prefektur Iwate.

Hingga kini, otoritas masih memantau dampak gempa, termasuk potensi gangguan terhadap infrastruktur vital.  

Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi mengonfirmasi bahwa gempa dahsyat ini telah menimbulkan kerusakan di sejumlah titik.

"Saat ini, kami telah menerima laporan bahwa 'kerusakan materiil dan korban manusia tengah diidentifikasi'. Kami akan terus mengumpulkan laporan detail untuk menangani respons bencana ini," ujar PM Takaichi.

Guna menangani dampak gempa tersebut, PM Takaichi telah membentuk satuan tugas darurat khusus. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya