Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan hubungan negaranya dengan Spanyol tetap stabil meskipun sempat diwarnai ketegangan diplomatik selama beberapa tahun terakhir. Pernyataan ini disampaikan Sheinbaum saat menghadiri KTT pemimpin sayap kiri di Barcelona, Sabtu (18/4) waktu setempat.
"Tidak ada krisis diplomatik. Tidak pernah ada. Hal yang sangat penting adalah kita mengakui kekuatan masyarakat adat negara kita," ujar Sheinbaum setibanya di lokasi pertemuan.
Kunjungan Sheinbaum ini menandai pertama kalinya seorang Presiden Meksiko menginjakkan kaki di Spanyol dalam delapan tahun terakhir. Kehadirannya disambut positif oleh pemerintah Spanyol, di mana Menteri Ekonomi Spanyol menyebutnya sebagai "tanda pemulihan hubungan yang sangat penting dan positif antara kedua negara."
Hubungan kedua negara sempat membeku pada 2019 di bawah kepemimpinan Andrés Manuel López Obrador. Saat itu, Meksiko menuntut permintaan maaf resmi dari Spanyol atas pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi selama penaklukan Kekaisaran Aztek oleh conquistador Spanyol di abad ke-16.
Ketegangan mencapai puncaknya pada 2024 ketika Sheinbaum tidak mengundang Raja Felipe VI ke pelantikannya, yang dibalas Spanyol dengan menolak mengirimkan perwakilan diplomatik apa pun.
Namun, sinyal perdamaian mulai terlihat sejak Maret lalu. Raja Felipe VI secara terbuka mengakui adanya penyalahgunaan kekuasaan di masa lalu.
"Ada hal-hal yang jika kita pelajari dengan kriteria dan nilai-nilai kita saat ini, jelas tidak bisa membuat kita merasa bangga," kata Raja Felipe saat mengunjungi pameran perempuan adat Meksiko di Madrid.
Sebagai bentuk pendekatan, Sheinbaum juga telah mengundang Raja Felipe untuk menghadiri Piala Dunia FIFA mendatang, yang akan diselenggarakan bersama oleh Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
KTT di Barcelona ini merupakan pertemuan keempat dari inisiatif In Defence of Democracy. Fokus utamanya adalah melawan bangkitnya paham illiberalisme dan ekstremisme di Eropa dan dunia.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi yang kini mulai terancam.
"Demokrasi tidak bisa dianggap remeh. Kita sedang menyaksikan serangan terhadap sistem multilateral, upaya demi upaya untuk menantang aturan hukum internasional, dan normalisasi penggunaan kekerasan yang berbahaya," tegas Sánchez.
Senada dengan Sánchez, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengkritik kinerja Dewan Keamanan PBB yang dianggapnya tidak lagi efektif. Ia menyebut lima anggota tetap pemegang hak veto telah menjadi "tuan perang".
"Tidak ada presiden dari negara mana pun di dunia, betapa pun kuatnya, yang berhak terus memaksakan aturan pada negara lain," ujar Lula.
Di akhir pertemuan, para pemimpin Meksiko, Spanyol, dan Brasil mengeluarkan pernyataan bersama untuk meningkatkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Kuba, yang saat ini tengah menghadapi krisis energi dan pangan yang parah.
Di sisi lain, saat KTT ini berlangsung, para pemimpin sayap kanan Eropa, termasuk Matteo Salvini dari Italia dan Jordan Bardella dari Prancis, berkumpul di Milan untuk menyuarakan protes terhadap kebijakan imigrasi dan birokrasi Uni Eropa. (BBc/Z-2)
Ekuador usir Dubes Kuba setelah Trump wacanakan "friendly takeover". Menlu Kuba sebut langkah ini akibat tekanan agresif AS untuk isolasi Havana di kawasan.
Ilmuwan akhirnya memecahkan misteri identitas larva dalam botol Mezcal melalui tes DNA. Bukan cacing, inilah spesies aslinya dan ancaman di baliknya.
Otoritas Meksiko tegaskan penembakan maut di situs Teotihuacán adalah aksi tunggal bermotif 'copycat', bukan serangan kartel.
Investigasi penembakan Teotihuacán mengungkap pelaku Julio César Jasso Ramírez terobsesi dengan penembakan Columbine dan ritual pengorbanan manusia.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memerintahkan investigasi atas tewasnya dua agen diduga CIA dalam operasi narkoba. Benarkah ada pelanggaran kedaulatan?
Piala Dunia 1970 di Meksiko menjadi tonggak sejarah sepak bola. Simak daftar peserta, hasil final di Stadion Azteca, hingga inovasi kartu merah dan kuning.
Tragedi berdarah terjadi di situs warisan dunia UNESCO, Teotihuacán, Meksiko. Seorang pria melepaskan tembakan yang menewaskan turis Kanada sebelum mengakhiri hidupnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved