Presiden Meksiko Investigasi Keterlibatan CIA dalam Operasi Antinarkoba

Thalatie K Yani
22/4/2026 05:14
Presiden Meksiko Investigasi Keterlibatan CIA dalam Operasi Antinarkoba
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memerintahkan investigasi atas tewasnya dua agen diduga CIA dalam operasi narkoba.(Media Sosial X)

PRESIDEN Meksiko, Claudia Sheinbaum, resmi memerintahkan investigasi mendalam terkait peran dua pejabat Amerika Serikat yang diduga sebagai agen CIA dalam operasi antinarkoba di negara bagian Chihuahua. Langkah tegas ini diambil setelah kedua warga negara AS tersebut tewas dalam kecelakaan mobil bersama dua pejabat Meksiko saat pulang dari misi penghancuran laboratorium narkoba ilegal.

Presiden Sheinbaum menegaskan baik dirinya maupun tim keamanan federal tidak pernah menerima informasi mengenai adanya operasi gabungan antara pemerintah daerah Chihuahua dengan pihak asing. Berdasarkan undang-undang keamanan nasional Meksiko, pejabat asing dilarang beroperasi di tanah Meksiko tanpa izin resmi di tingkat federal.

"Kami tidak memiliki pengetahuan tentang pekerjaan langsung antara negara bagian Chihuahua dan personel dari kedutaan AS," ujar Sheinbaum dalam konferensi pers, Senin waktu setempat. Ia menambahkan bahwa pemerintah perlu "memahami keadaan di mana hal ini terjadi, dan kemudian menilai implikasi hukumnya."

Kronologi Kecelakaan dan Simpang Siur Status

Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Minggu pagi ketika mobil yang membawa mereka tergelincir ke jurang dan meledak. Awalnya, Jaksa Agung Chihuahua, César Jáuregui, menyebut kedua warga AS tersebut sebagai "petugas instruktur" dari Kedutaan Besar AS yang sedang melakukan tugas pelatihan rutin. Namun, laporan terbaru dari The Washington Post dan CBS mengonfirmasi keduanya sebenarnya bekerja untuk CIA.

Status ini memicu ketegangan diplomatik. Meski berada di bawah tekanan Presiden AS Donald Trump untuk memperketat pemberantasan narkoba, Sheinbaum bersikeras bahwa kerja sama intelijen tidak boleh melanggar kedaulatan negara.

"Tidak ada operasi gabungan di darat maupun di udara," tegas Sheinbaum, sembari menjelaskan bahwa kerja sama dengan AS seharusnya hanya terbatas pada berbagi informasi intelijen secara formal.

Jejak Operasi Senyap CIA

Isu keterlibatan CIA di Meksiko bukanlah hal baru. Investigasi sebelumnya mengungkapkan badan intelijen tersebut telah menjalankan operasi terselubung selama bertahun-tahun untuk melacak gembong narkoba paling dicari di Meksiko. CIA disebut-sebut bekerja sama dengan unit khusus dalam militer Meksiko, menyediakan pelatihan, peralatan, hingga dukungan finansial.

Saat ini, pemerintah pusat Meksiko telah meminta keterangan resmi dari Kedutaan Besar AS dan otoritas Chihuahua untuk menentukan apakah operasi di lapangan tersebut telah melanggar hukum keamanan nasional. Kasus ini menjadi ujian bagi hubungan diplomatik kedua negara, terutama dalam menyeimbangkan antara urgensi perang melawan narkoba dan penghormatan terhadap kedaulatan wilayah. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya