Israel-Libanon Sepakat Negosiasi Langsung usai Dimediasi AS

Dhika Kusuma Winata
15/4/2026 13:55
Israel-Libanon Sepakat Negosiasi Langsung usai Dimediasi AS
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Thomas Pigott.(Dok. AFP)

AMERIKA Serikat (AS) mengumumkan kemajuan penting dalam konflik antara Israel dan Libanon. Setelah serangkaian pembicaraan intensif di Washington, kedua pihak sepakat untuk membuka jalur negosiasi langsung guna meredakan ketegangan yang terus memanas di kawasan.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Thomas Pigott, menyebut pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman awal yang signifikan. Kedua negara telah menyetujui untuk memulai perundingan langsung pada waktu dan lokasi yang akan disepakati bersama.

“Para pihak melakukan diskusi produktif mengenai langkah menuju dimulainya negosiasi langsung antara Israel dan Libanon,” kata Pigott.

Pertemuan berlangsung lebih dari dua jam dan dimediasi oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Selasa (14/4) waktu setempat.

Washington menilai kesepakatan itu sebagai tonggak penting dalam upaya meredakan konflik yang kian meluas di Timur Tengah.

Pemerintah AS juga menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah Libanon untuk memulihkan kendali penuh atas penggunaan kekuatan bersenjata di dalam negeri, sekaligus membatasi pengaruh Iran yang dinilai semakin dominan.

“Setiap kesepakatan penghentian permusuhan harus dicapai oleh kedua pemerintah dan dimediasi oleh Amerika Serikat, bukan melalui jalur lain,” kata Pigott.

Konflik antara Israel dan Libanon kembali memanas sejak awal Maret, ketika kelompok Hizbullah yang didukung Iran melancarkan serangan ke wilayah Israel. 

Sejak itu, serangan balasan Israel telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan memaksa lebih dari satu juta warga mengungsi, meski seruan gencatan senjata terus disuarakan komunitas internasional.
(AFP/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya