Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengecam keras serangan Israel ke Beirut dan sejumlah wilayah lain di Libanon. Serangan itu menimbulkan korban jiwa di kalangan sipil serta kerusakan infrastruktur.
"Serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional serta berisiko semakin memperburuk ketegangan regional yang membahayakan keamanan global," demikian bunyi pernyataan resmi Pemerintah Indonesia lewat akun X @Kemlu, Kamis (9/4).
Indonesia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan berpotensi memperluas konflik di kawasan.
Pemerintah juga mendesak Israel untuk segera menghentikan seluruh bentuk agresi secara permanen.
"Indonesia menuntut Israel untuk segera dan secara permanen menghentikan kekerasan dan agresi di Libanon," sebut Kemenlu RI.
Selain itu, Indonesia menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dan fasilitas sipil sesuai dengan kewajiban dalam hukum internasional.
"Indonesia juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, sesuai dengan kewajiban hukum internasional," lanjut pernyataan Kemenlu RI.
Lebih lanjut, Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat konflik untuk menahan diri dan mengedepankan upaya damai guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
"Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menahan diri secara maksimal, melakukan upaya deeskalasi, mengedepankan dialog, serta menghindari langkah-langkah yang dapat memperburuk situasi," tutup pernyataan tersebut. (E-4)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved