Jembatan Saudi-Bahrain Ditutup Jelang Ultimatum Trump

Dhika Kusuma Winata
07/4/2026 16:18
Jembatan Saudi-Bahrain Ditutup Jelang Ultimatum Trump
Presiden AS Donald Trump(The White House)

KETEGANGAN di kawasan Teluk kian meningkat menjelang tenggat ultimatum Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada Iran. Sebagai langkah antisipasi, otoritas Arab Saudi menutup sementara Jembatan King Fahd yang menjadi jalur vital yang menghubungkan Arab Saudi dan Bahrain.

Penutupan Jembatan King Fahd menjadi indikasi meningkatnya kewaspadaan negara-negara Teluk terhadap potensi eskalasi konflik. Otoritas Pengelola Jembatan King Fahd menyatakan penutupan dilakukan menyusul meningkatnya ancaman keamanan di wilayah tersebut. 

“Pergerakan kendaraan di Jembatan King Fahd dihentikan sebagai langkah pencegahan,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan secara daring.

Penutupan tersebut terkait dengan peringatan serangan yang menyasar wilayah timur Arab Saudi selaku daerah strategis yang berdekatan dengan fasilitas energi utama.

Jembatan sepanjang 25 km itu merupakan satu-satunya jalur darat yang menghubungkan Bahrain, yang juga menjadi basis Armada Kelima Angkatan Laut AS, dengan Semenanjung Arab.

Langkah pengamanan diambil di tengah memanasnya konflik regional, terutama setelah Iran meningkatkan tekanan terhadap jalur energi global di Selat Hormuz.

Situasi semakin tegang seiring ultimatum Trump yang menuntut Teheran segera membuka kembali akses pelayaran.

Trump sebelumnya mengancam akan menyerang infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan, jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi hingga batas waktu yang ditentukan pada Selasa (7/4) malam waktu Washington.

(AFP/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya