Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MER-C menyatakan kesiapan untuk mengirim tim medis ke Libanon di tengah meningkatnya eskalasi konflik bersenjata, dengan fokus pada bantuan kesehatan bagi korban perang serta dukungan kemanusiaan di wilayah terdampak.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen kemanusiaan untuk membantu para korban perang yang terus bertambah di wilayah tersebut.
Ketua Presidium MER-C, Hadiki Habib mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri, serta Kedutaan Besar Libanon.
"MER-C akan menyiapkan misi kemanusiaan ke wilayah tersebut dan saat ini sedang melakukan koordinasi-koordinasi secara formal kepada berbagai pihak terkait," kata Hadiki dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (1/4).
Ia menjelaskan, bantuan yang akan diberikan difokuskan pada layanan medis bagi korban konflik, baik dalam bentuk tenaga kesehatan maupun logistik medis.
"MER-C akan fokus ke bantuan medis, ya, bantuan medis korban perang, baik tenaga maupun logistik kesehatan. Obat-obatan dan lain sebagainya," lanjutnya.
Rencananya, tim yang akan diberangkatkan terdiri dari sekitar 4 hingga 5 orang tenaga medis. Namun, keberangkatan tersebut masih menunggu kepastian situasi keamanan di lapangan, mengingat tingginya risiko di wilayah konflik.
Menurut Hadiki, faktor keamanan menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan misi kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa keselamatan tim harus dipastikan sebelum diberangkatkan ke lokasi.
Selain itu, MER-C juga membuka kemungkinan untuk menyesuaikan lokasi penugasan tim medis sesuai dengan kondisi di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara efektif tanpa membahayakan personel yang bertugas.
Eskalasi konflik di Libanon dalam beberapa waktu terakhir telah meningkatkan jumlah korban sipil serta kerusakan infrastruktur, termasuk fasilitas kesehatan. Kondisi ini mendorong berbagai lembaga kemanusiaan internasional untuk turut memberikan bantuan.
MER-C menegaskan bahwa misi ini merupakan bagian dari upaya solidaritas kemanusiaan Indonesia terhadap masyarakat terdampak konflik, sekaligus kontribusi dalam meringankan beban korban di tengah situasi yang semakin memburuk. (Fer/I-1)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved