Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH instalasi seni berbentuk toilet berwarna emas muncul di dekat Gedung Putih, Washington DC, dan menjadi perhatian publik karena menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Patung toilet yang dicat emas itu dilengkapi plakat bertuliskan A throne fit for a king (Takhta yang pantas bagi seorang raja). Instalasi pop-up tersebut dipasang oleh kelompok seni anonim yang menamakan diri mereka Secret Handshake.
Karya tersebut dipamerkan di area dekat Lincoln Memorial, hanya beberapa blok dari White House. Instalasi itu menarik antrean panjang wisatawan dan para penentang Trump.
“Saya datang ke Washington untuk mengambil foto ini karena saya membenci Trump,” ujar Nancy Chase, 78, kepada AFP.
Seorang pensiunan, William Hoker, 69, yang datang dengan sepeda untuk melihat patung tersebut, menyebut instalasi itu sebagai sindiran yang tepat.
“Saya ingin melihat patung ini sebelum menghilang, dan menurut saya ini benar-benar menggambarkan sosok di Gedung Putih, hanya pertunjukan vulgar,” katanya.
Rekannya, Steve Toulotte, menambahkan, “Saya pikir ini memang perlu untuk menyindir Presiden.”
Instalasi ini muncul di tengah berbagai perubahan yang dilakukan Trump di Washington dalam tahun pertamanya kembali berkuasa. Kantor Oval kini dipenuhi ornamen emas, Rose Garden yang sebelumnya sederhana telah dipugar, dan East Wing Gedung Putih dibongkar untuk pembangunan ballroom besar.
Kelompok Secret Handshake sebelumnya juga memasang sejumlah patung provokatif temporer di Washington, termasuk karya yang menggambarkan Trump bersama mantan rekannya, Jeffrey Epstein. (Bangkok Post/B-3)
Ketiganya membawakan kritik sosial melalui humor satir yang mengangkat isu-isu terkini yang sedang menjadi tipik hangat di masyarakat Indonesia
Satir merupakan salah satu gaya bahasa seperti metafora, personifikasi, simile dan lain-lain.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Melania Trump dan Ratu Camilla mendampingi suami mereka dalam kunjungan kenegaraan di Washington. Simak momen unik mereka saat mencoba teknologi AI di tengah tensi politik.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Donald Trump nyaris menjadi korban upaya pembunuhan di acara tahunan Gedung Putih. Seorang pria bersenjata menerjang barikade keamanan sebelum akhirnya dilumpuhkan.
Menteri Pertama Skotlandia John Swinney menolak undangan jamuan kenegaraan Presiden AS Donald Trump demi kampanye pemilu parlemen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved