Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Polandia menegaskan tidak akan mengirimkan sistem pertahanan udara Patriot ke Timur Tengah, meskipun muncul laporan bahwa Amerika Serikat (AS) secara informal meminta hal tersebut di tengah eskalasi konflik dengan Iran.
Harian Polandia Rzeczpospolita, Selasa (31/3) waktu setempat, melaporkan Washington telah menjajaki kemungkinan pengerahan satu dari dua baterai Patriot milik Polandia untuk memperkuat pertahanan di kawasan tersebut, seiring meningkatnya serangan rudal terhadap pasukan dan sekutu AS.
Namun Menteri Pertahanan Polandia, Wladyslaw Kosiniak-Kamysz, langsung membantah wacana itu. Melalui platform X, ia menegaskan bahwa sistem Patriot Polandia tetap difokuskan untuk pertahanan nasional.
“Patriot kami melindungi langit Polandia dan sayap timur NATO. Tidak ada yang berubah dalam hal ini, dan kami tidak berencana memindahkannya ke mana pun,” tulisnya. “Sekutu kami sepenuhnya memahami betapa pentingnya tugas yang kami jalankan di sini. Keamanan Polandia adalah prioritas mutlak.”
Kementerian Pertahanan juga membantah adanya tekanan dari Washington. Juru bicara kementerian, Janusz Sejmej, mengatakan, “Amerika tidak menekan kami dengan cara apa pun dalam hal ini.”
Kepala Staf Umum Polandia, Wieslaw Kukula, turut menepis laporan tersebut dengan menyatakan, “Tidak ada yang meminta hal itu.”
Saat ini Polandia memiliki dua baterai Patriot operasional yang terintegrasi dalam sistem pertahanan udara Wisla dan jaringan komando buatan AS, IBCS. Sistem tersebut berbasis di Sochaczew dan mampu mencegat pesawat serta rudal hingga jarak 100 kilometer.
Sebagai negara anggota NATO yang berbatasan langsung dengan Rusia, Belarus, dan Ukraina, Polandia menilai penguatan pertahanan udara domestik menjadi prioritas strategis.
Perdana Menteri Donald Tusk sebelumnya juga menegaskan bahwa Polandia tidak akan mengirim pasukan militer ke Iran.
Di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah, permintaan terhadap sistem Patriot dilaporkan melonjak. Polandia sendiri telah memesan enam baterai tambahan yang dijadwalkan dikirim pada 2027–2029, meski muncul kekhawatiran pengiriman dapat tertunda akibat tingginya permintaan global. (Middle East Monitor/B-3)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Jerman telah menjadi pemasok bantuan persenjataan terbesar kedua bagi Ukraina setelah Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved