Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Iran telah menulis surat kepada UNICEF menyerukan kecaman atas apa yang ia sebut sebagai serangan terhadap sekolah, siswa, dan infrastruktur pendidikan di seluruh negeri.
Dalam surat tersebut, Alireza Kazemi menuduh AS dan Israel melakukan serangan yang menurutnya menargetkan daerah pemukiman, fasilitas kesehatan, dan sekolah.
Kazemi mengatakan serangan itu telah menewaskan dan melukai siswa dan guru di beberapa provinsi, termasuk Minab, Fars, Ilam, Azerbaijan Timur, Teheran dan Qazvin, serta kabupaten di sekitar ibu kota.
Menurut surat tersebut, sekitar 20 pusat pendidikan mengalami kerusakan parah, beberapa di antaranya hancur total, sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar bagi ribuan siswa.
Sebelumnya kami melaporkan bahwa hampir 200 anak dilaporkan tewas di seluruh Timur Tengah sejak eskalasi militer AS dan Israel terhadap Iran pada akhir pekan lalu, menurut UNICEF. (Aljazeera/P-3)
Spesialis UNICEF Muhammad Zainal menekankan pentingnya sanitasi layak dan edukasi untuk menghapus stigma menstruasi bagi perempuan dan remaja putri.
Abdul Mu’ti menekankan bahwa terdapat sekitar 500 sekolah yang nanti akan menjadi mitra dalam program ini.
Ia menyebut jumlah tersebut setara dengan “ratusan bus sekolah yang dipenuhi anak-anak yang melarikan diri demi keselamatan mereka setiap 24 jam.”
UNICEF mencatat kematian anak di bawah lima tahun turun drastis sejak 2000, namun laju penurunannya melambat sejak 2015, dengan jutaan kematian yang sebagian besar masih dapat dicegah.
Krisis Libanon 2026: UNICEF laporkan 700.000 pengungsi, termasuk 200.000 anak-anak. Angka kematian anak melonjak 25% dalam sepekan. Baca selengkapnya.
Ia mengabaikan blokade AS di Selat Hormuz, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut justru akan menimbulkan masalah bagi AS, bukan Iran.
Simak profil Majid Khademi, Kepala Organisasi Perlindungan Intelijen IRGC yang dikabarkan tewas akibat serangan AS-Israel pada Senin (6/4).
TIM nasional Iran menunjukkan duka mendalam atas tragedi kemanusiaan di negaranya. Para pemain mengenakan ban hitam di lengan dan membawa tas sekolah saat lagu kebangsaan dikumandangkan.
Menlu Iran Abbas Araghchi laporkan 600 sekolah hancur dan 1.000 siswa-guru jadi korban serangan AS-Israel. Simak detail pidatonya di Dewan HAM PBB Jenewa.
Amerika dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.
Menurut pihak Iran, para korban merupakan anak-anak yang berada di sekolah untuk belajar dan mempersiapkan masa depan mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved