Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Pengawas DPR Amerika Serikat yang dikuasai Partai Republik telah mengambil langkah hukum serius untuk menyatakan mantan Presiden Bill Clinton dan mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton bersalah atas penghinaan terhadap Kongres (contempt of Congress). Langkah ini diambil setelah keduanya menolak mematuhi panggilan saksi (subpoena) dalam investigasi berkelanjutan terkait skandal Jeffrey Epstein.
Dalam pemungutan suara di komite pada Rabu waktu setempat, para anggota sepakat untuk menyerahkan keputusan akhir kepada sidang paripurna DPR. Ketua DPR AS, Mike Johnson, secara terbuka mendukung upaya ini dan berkomitmen untuk segera membawa resolusi tersebut ke lantai dewan.
Perselisihan ini memuncak setelah upaya negosiasi di balik layar gagal mencapai titik temu. Pihak Clinton sempat menawarkan alternatif berupa wawancara terbatas dengan pimpinan komite, namun tawaran itu ditolak mentah-mentah.
"Mantan Presiden Clinton dan Sekretaris Clinton secara hukum diharuskan hadir untuk memberikan keterangan di hadapan komite ini. Mereka menolak," tegas Ketua Komite Pengawas DPR, James Comer, dalam rapat hari Rabu.
Comer menilai tawaran dari pihak Clinton tidak masuk akal dan menganggap mereka merasa berhak atas perlakuan khusus. "Subpoena lintas partai dari Komite Pengawas mewajibkan keluarga Clinton hadir dalam deposisi di bawah sumpah dan ditranskrip," tambahnya.
Di sisi lain, pengacara keluarga Clinton, Ashley Callen dan David E. Kendall, menyayangkan sikap komite yang menolak tawaran mereka untuk memberikan wawancara tertutup. "Anda menolak tawaran tersebut, dan alih-alih memberikan tawaran balasan, Anda justru memilih tontonan prosedur penghinaan ini," tulis mereka dalam surat keberatan.
Isu teknis mengenai bagaimana kesaksian akan dicatat juga menjadi perdebatan panas. Comer menuduh pengacara Clinton mengusulkan agar tidak ada transkrip resmi, melainkan hanya catatan staf. Namun, juru bicara Bill Clinton, Angel Ureña, membantah hal tersebut melalui media sosial X.
"Kami tidak pernah menolak transkrip. Wawancara dilakukan secara resmi dan di bawah sumpah. Masalahnya bukan pada catatan tulisan atau ketikan. Anda terus mengalihkan perhatian untuk melindungi 'siapa tahu siapa'," tulis Ureña.
Meskipun pemungutan suara ini didominasi Republikan, beberapa anggota Demokrat juga ikut memberikan suara untuk menahan Bill Clinton atas dasar penghinaan. Jika pemungutan suara di sidang paripurna DPR berhasil, kasus ini akan dirujuk ke Departemen Kehakiman (DOJ) untuk menentukan apakah akan dilanjutkan ke penuntutan pidana.
Di tengah ketegangan ini, anggota Demokrat Robert Garcia mempertanyakan mengapa komite tidak bersikap agresif terhadap sosok lain yang terlibat, termasuk Donald Trump dan Ghislaine Maxwell. Menanggapi hal itu, Comer menyatakan bahwa Maxwell dijadwalkan hadir untuk deposisi tertutup pada 9 Februari mendatang, meskipun diperkirakan ia akan menggunakan hak konstitusionalnya untuk menolak bersaksi demi menghindari sanksi hukum yang lebih berat.
Keluarga Clinton kini memiliki waktu dua minggu sebelum pemungutan suara final dilakukan di lantai DPR untuk mencapai kesepakatan baru dengan komite investigasi. (CNN/Z-2)
Video deposisi keluarga Clinton dalam penyelidikan Jeffrey Epstein resmi dirilis. Hillary ancam hentikan sidang, sementara Bill ungkap hubungannya dengan Trump.
Dalam kesaksian terbaru, Bill Clinton membantah keterlibatan dalam skandal Jeffrey Epstein. Hillary Clinton sempat emosi dan ancam hentikan deposisi.
Hillary Clinton menegaskan di depan Kongres hubungan suaminya dengan Jeffrey Epstein berakhir bertahun-tahun sebelum skandal kriminal mencuat.
Hillary Clinton membantah terlibat dalam skandal Jeffrey Epstein saat bersaksi di depan Kongres AS. Ia menantang Donald Trump untuk melakukan hal yang sama.
Hillary Clinton memberikan kesaksian pedas di hadapan komite DPR AS terkait kasus Jeffrey Epstein. Ia menuding Partai Republik melakukan pengalihan isu untuk melindungi Donald Trump.
Hillary dan Bill Clinton akhirnya bersedia memberikan kesaksian terkait kasus Jeffrey Epstein untuk menghindari tuntutan penghinaan Kongres
King Charles III memberikan pidato emosional di depan Kongres AS. Di tengah skandal Pangeran Andrew, sang Raja menyelipkan pesan khusus bagi para penyintas kekerasan.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap hubungan dekat David Blaine dan David Copperfield dengan Jeffrey Epstein.
Tinjauan terbaru terhadap dokumen Departemen Kehakiman AS mengungkap testimoni korban Jeffrey Epstein yang menyeret tokoh Wall Street hingga mantan senator. Mengapa investigasi mandek?
PM Inggris Keir Starmer menyebut pejabat Kemenlu sengaja menutupi kegagalan tes keamanan Lord Mandelson sebagai Dubes AS. Oposisi desak Starmer mundur.
Dewan Kota London meminta Andrew Mountbatten-Windsor menyerahkan gelar kehormatannya secara sukarela.
Google digugat di California atas dugaan fitur AI-nya membocorkan informasi kontak korban Jeffrey Epstein. Kasus ini menjadi preseden penting bagi tanggung jawab hukum perusahaan teknologi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved