Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI unjuk rasa antikorupsi di ibu kota Filipina pada Minggu (21/9) berujung ricuh setelah bentrokan terjadi antara aparat kepolisian dan sekelompok demonstran bertopeng. Polisi melaporkan lebih dari 200 orang ditahan, termasuk 88 anak di bawah umur.
Dari jumlah tersebut, seorang bocah berusia 12 tahun tercatat sebagai peserta termuda yang diamankan.
Kericuhan pecah di tengah aksi massa yang pada awalnya berlangsung damai dan diikuti ribuan warga, aktivis, tokoh agama, hingga politisi. Para pengunjuk rasa menyoroti skandal proyek pengendalian banjir fiktif yang disebut telah merugikan negara hingga miliaran peso.
Kasus tersebut menyeret sejumlah anggota parlemen dan memaksa pimpinan kedua kamar legislatif mengundurkan diri dari jabatannya.
Saat aksi massa, suasana berubah tegang ketika sekelompok demonstran melempari aparat dengan batu. Polisi kemudian membalas dengan menyemprotkan meriam air dan membunyikan sirene keras untuk membubarkan massa. Beberapa kendaraan dinas dibakar, sementara kaca kantor polisi ikut dipecahkan.
Juru bicara kepolisian regional, Mayor Hazel Asilo, mengatakan pihaknya masih mendalami identitas para pelaku.
“Sampai saat ini mereka belum memberi keterangan terkait alasan tindakan mereka atau apakah ada pihak yang menggerakkan. Setelah diketahui afiliasinya, baru bisa dipastikan apakah mereka bagian dari demonstrasi atau hanya mencari gara-gara,” ujarnya.
Kementerian Kesehatan Filipina mencatat sekitar 50 orang dilarikan ke rumah sakit akibat bentrokan tersebut.
Sementara itu, Mayor Philipp Ines dari kepolisian melaporkan sedikitnya 93 petugas ikut mengalami luka-luka. Jumlah tahanan diperkirakan masih bisa bertambah karena proses pendataan belum selesai.
Isu korupsi proyek infrastruktur ini kian memicu kemarahan publik sejak Presiden Ferdinand Marcos menyinggungnya dalam pidato kenegaraan pada Juli lalu.
Skandal tersebut mencuat setelah serangkaian banjir besar menelan korban jiwa sedangkan proyek pengendalian banjir yang dijanjikan justru terbukti fiktif.
Kementerian Keuangan memperkirakan kerugian negara akibat praktik korupsi dalam proyek tersebut mencapai 118,5 miliar peso (US$2 miliar atau setara Rp34 triliun) sepanjang 2023 hingga 2025. Namun Greenpeace menyebut angka sebenarnya bisa jauh lebih besar mendekati US$18 miliar (Rp298 triliun) (AFP/I-3)
CPIB Singapura melaporkan penurunan kasus korupsi pada 2025. Sektor swasta mendominasi tuntutan, sementara integritas sektor publik tetap tinggi.
Penilaian itu merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencatat sedikitnya 371 politisi terjerat kasus korupsi sejak era reformasi.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi.
Sidang tuntutan dalam kasus dugaan korupsi impor produk kilang atau bahan bakar minyak (BBM) serta penjualan solar nonsubsidi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
berdasarkan putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merupakan satu-satunya lembaga yang memiliki mandat konstitusional untuk menghitung kerugian negara.
KPK menilai praktik korupsi di Indonesia kini berkembang layaknya sebuah ekosistem yang melibatkan banyak pihak, seiring munculnya fenomena yang disebut sebagai sirkel.
BNI memberikan klarifikasi terkait aksi demonstrasi di Pematang Siantar. Bank menegaskan isu tersebut berkaitan dengan koperasi yang bukan bagian dari BNI.
Aksi tersebut digelar oleh BEM UI sebagai bentuk solidaritas terhadap aktivis Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras.
Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.031 personel gabungan untuk mengamankan aksi BEM UI terkait gugatan UU TNI dan solidaritas Andrie Yunus.
Gerakan No Kings ramai di Amerika Serikat lewat aksi demonstrasi besar. Sebenarnya apa itu No Kings dan apa tujuan di balik gerakan ini?
Robert De Niro ikut aksi “No Kings” di New York, bagian dari protes nasional terhadap kebijakan Trump terkait Iran dan imigrasi yang dinilai kontroversial.
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved