Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan bahwa serangan Israel selama empat hari terakhir telah menghancurkan 10 gedung milik lembaga tersebut di Kota Gaza. Di antaranya terdapat tujuh sekolah dan dua klinik yang selama ini digunakan sebagai tempat penampungan ribuan warga Palestina.
Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini menyampaikan kondisi tersebut pada Minggu (15/9).
"Tidak ada tempat yang aman di Gaza. Tidak ada seorang pun yang aman. Serangan udara di Kota Gaza dan wilayah utara semakin intensif. Semakin banyak orang terpaksa pergi, bingung dan tidak yakin, menuju ke tempat yang tidak diketahui," tulisnya melalui platform X seperti dikutip Anadolu, Senin (15/9).
Lazzarini menegaskan UNRWA terpaksa menghentikan perawatan medis di Kamp Pengungsi Al-Shati.
"Kami terpaksa menghentikan layanan kesehatan di Kamp Pantai (Al-Shati), satu-satunya layanan kesehatan yang tersedia di utara Wadi Gaza. Layanan air dan sanitasi vital kami kini hanya setengah kapasitas," sebutnya.
Meski demikian, ia menyebut sekitar 11.000 staf UNRWA tetap berkomitmen memberikan pelayanan di wilayah lain Gaza utara dan di seluruh Jalur Gaza.
Ia menyebut keteguhan para pekerja sebagai upaya luar biasa untuk melayani masyarakat dalam kondisi yang tidak manusiawi.
"Berapa lama lagi sampai tindakan diambil untuk mencapai gencatan senjata?" tulis Lazzarini menutup pernyataannya.
Militer Israel dikabarkan menargetkan gedung-gedung tinggi di Kota Gaza dalam rangka operasi pendudukan. Penduduk diperintahkan pindah ke selatan menuju Al-Mawasi, Khan Younis, yang disebut sebagai zona kemanusiaan yang aman.
Namun kawasan itu sendiri telah lebih dari 100 kali menjadi sasaran tembakan, menewaskan ratusan warga sipil.
Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan sejak 11 Agustus, sedikitnya 1.600 menara dan bangunan tempat tinggal telah hancur akibat serangan Israel.
Selain itu, lebih dari 13.000 tenda rusak, menyebabkan lebih dari 100.000 warga harus mengungsi.
Mayoritas penduduk kini memadati permukiman di bagian barat Kota Gaza, meski wilayah itu terus dibombardir sejak Jumat lalu.
Data otoritas setempat mencatat, sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan hampir 65.000 warga Palestina. Sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak. Agresi ini membuat Gaza hancur, dengan kondisi kelaparan dan penyebaran penyakit yang semakin parah.
Israel saat ini tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional terkait perang yang dilancarkannya di Gaza. (I-3)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Komisaris UNRWA Philippe Lazzarini menyerukan pembentukan panel ahli tingkat tinggi untuk selidiki kematian 390 staf PBB di Gaza. Baca selengkapnya di sini.
Serangan Israel yang membabi buta terhadap lembaga-lembaga UNRWA di Palestina mengancam penghentian tugas kemanusiaan mereka bagi sebagian besar warga Palestina.
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
BADAN PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Selasa (23/12), menyatakan bahwa warga Palestina di Jalur Gaza masih menghadapi kondisi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan.
INDONESIA menolak upaya sistematis untuk melemahkan UNRWA dan mendesak Israel untuk mematuhi kewajiban hukumnya.
LANGKAH Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperpanjang mandat Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) selama tiga tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved