Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa kelangkaan bahan bakar di Jalur Gaza akibat blokade Israel semakin mendekati titik krisis, mengancam kelangsungan layanan kemanusiaan bagi lebih dari dua juta warga Palestina.
Dalam beberapa hari terakhir, rumah sakit dan lembaga kemanusiaan di Gaza terus mengeluarkan seruan darurat kepada komunitas internasional agar segera membantu mengamankan pasokan bahan bakar. Tanpa suplai itu, berbagai layanan vital kian lumpuh.
Sejumlah fasilitas medis terpaksa mematikan aliran listrik di beberapa bagian, bahkan menghentikan layanan penting seperti cuci darah. Hal ini membuat pasien yang bergantung pada alat bantu hidup berada dalam kondisi kritis.
Pada Rabu (10/7), PBB mengonfirmasi Israel akhirnya mengizinkan masuknya pasokan bahan bakar terbatas ke Gaza, pengiriman pertama dalam lebih dari empat bulan. Namun, volume yang hanya mencapai 75.000 liter itu tak cukup menutup kebutuhan selama satu hari.
Dalam pernyataan bersama, lembaga-lembaga kemanusiaan PBB menyebut stok bahan bakar di Gaza sudah mencapai level kritis.
Pemerintah-pemerintah kota di Gaza tengah, tempat ratusan ribu pengungsi berlindung, pada Minggu (13/7) mengumumkan penghentian total semua layanan dasar karena kehabisan bahan bakar.
“Jika bahan bakar habis, beban bagi warga yang sudah berada di ambang kelaparan akan makin tak tertahankan,” demikian pernyataan PBB seperti dikutip dari Middle East Eye.
Tanpa bahan bakar memadai, PBB memperingatkan operasi kemanusiaan di Gaza terancam dihentikan sepenuhnya, berdampak langsung pada layanan kesehatan, pasokan air bersih, dan distribusi bantuan.
Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mohammad Basal, mengungkapkan permintaan bantuan bahan bakar yang mereka ajukan selama berminggu-minggu tak pernah direspons, membuat tim penyelamat dan warga sipil semakin terancam.
“Situasi ini membuat kami nyaris lumpuh total. Baik tim penyelamat maupun warga berada dalam bahaya,” kata Basal.
Menurut dia, lembaga pertahanan sipil membutuhkan setidaknya 500 liter bahan bakar per hari untuk operasional dasar. Namun hingga kini, Israel tidak pernah memberikan alokasi resmi bagi mereka, dan lembaga kemanusiaan internasional gagal menutup kekurangan itu.
“Bayangkan harus menghitung setiap kilometer saat misi penyelamatan, khawatir apakah 20 liter bahan bakar di tangki cukup agar bisa kembali dengan selamat,” tutur Basal.
Akibat blokade dan habisnya stok, tim penyelamat kini terpaksa bergantung pada sumbangan, pembelian dari pasar gelap, atau menggunakan bahan bakar sintetis hasil daur ulang plastik, yang menurut Basal berbahaya dan merusak kendaraan.
Keterbatasan itu membuat mereka harus memilah-milah prioritas penyelamatan, bahkan kadang tak bisa merespons seluruh panggilan darurat.
“Kami sangat mengurangi aktivitas, agar tidak sampai benar-benar berhenti beroperasi,” ujarnya. “Kalau kendaraan mogok di tengah misi, kami terjebak di zona berbahaya. Pilihannya hanya dua: meninggalkan kendaraan atau mendorongnya keluar dari area serangan. Keduanya sama-sama berisiko.”
Direktur Kantor Media Pemerintah Gaza, Ismail al-Thawabteh, menyatakan blokade yang terus berlangsung menempatkan sistem kesehatan di ambang kehancuran.
Meski sempat ada pengiriman bahan bakar pekan lalu, suplai reguler tetap diblokir. "Ini jelas pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional yang mengancam nyawa ratusan ribu warga sipil," kata Thawabteh.
Menurutnya, sebagian besar rumah sakit di Gaza sudah di ambang penutupan total karena kelangkaan bahan bakar.
“Lebih dari 9.000 orang telah meninggal akibat tidak mendapatkan perawatan medis, penutupan perbatasan, dan ketiadaan bahan bakar yang diperlukan untuk operasi penyelamatan nyawa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini lebih dari 500 ribu tindakan operasi mendesak menunggu dilakukan di rumah sakit Gaza, sesuatu yang mustahil tanpa bahan bakar.
Thawabteh kembali menyerukan kepada komunitas internasional dan dunia Arab untuk segera bertindak sebelum situasi makin memburuk.
“Kejahatan pendudukan terhadap rumah sakit dan sistem kesehatan harus dihentikan. Blokade harus dicabut, perbatasan dibuka, dan pasokan bahan bakar serta bantuan medis harus segera masuk tanpa hambatan,” tandasnya. (Ndf/I-1)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Lufthansa Group memangkas 20.000 penerbangan jarak pendek hingga Oktober 2026 guna menekan biaya bahan bakar jet yang melonjak akibat konflik di Timur Tengah.
Angka konsumsi BBM di atas dapat bervariasi tergantung pada gaya mengemudi, kondisi jalan, beban kendaraan, dan jenis bahan bakar yang digunakan.
Pemerintah Vietnam bentuk Satgas khusus jamin pasokan energi nasional. Langkah ini antisipasi dampak buruk konflik Timur Tengah terhadap stok BBM dan industri.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Kehadiran Bobibos jika pada akhirnya memang sudah sah untuk didistribusikan ke masyarakat tentu akan menjadi tamparan paling keras untuk Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved