Lufthansa Pangkas 20 Ribu Penerbangan Akibat Lonjakan Harga Bahan Bakar

Basuki Eka Purnama
22/4/2026 10:53
Lufthansa Pangkas 20 Ribu Penerbangan Akibat Lonjakan Harga Bahan Bakar
Pesawat milik maskapai penerbangan Jerman Lufthansa(AFP/MICHAELA STACHE)

MASKAPAI penerbangan nasional Jerman, Lufthansa Group, mengambil langkah drastis dengan mengumumkan pemangkasan sekitar 20.000 penerbangan jarak pendek dari jadwal musim panas hingga Oktober 2026. Keputusan strategis ini diambil sebagai respons atas melonjaknya biaya bahan bakar jet yang dipicu oleh pecahnya konflik di Iran.

Manajemen Lufthansa menjelaskan bahwa langkah efisiensi ini bertujuan untuk menekan pengeluaran operasional di tengah ketidakpastian geopolitik. Meski jumlah penerbangan yang dipangkas terlihat besar, grup maskapai tersebut menyatakan bahwa pengurangan ini hanya akan menurunkan kapasitas keseluruhan kurang dari satu persen dalam hitungan kilometer kursi yang tersedia (Available Seat Kilometers/ASK).

Langkah ini diproyeksikan mampu menghemat lebih dari 40.000 metrik ton bahan bakar jet. Fokus pemangkasan terutama menyasar rute-rute jarak pendek yang dinilai tidak menguntungkan dari hub utama mereka di Frankfurt dan Munich.

Optimalisasi Hub dan Dampak Operasional

Sebagai bagian dari optimalisasi di enam hub Eropa miliknya, Lufthansa akan mengalihkan fokus dengan memperluas layanan yang sudah ada di Zurich, Wina, dan Brussels. Putaran pertama penyesuaian jangka pendek ini bahkan sudah mulai diberlakukan sejak Selasa (21/4) untuk operasional hingga 31 Mei mendatang.

Setidaknya terdapat 120 pembatalan penerbangan harian yang mulai efektif berjalan. Pihak maskapai memastikan bahwa seluruh penumpang yang terdampak telah mendapatkan notifikasi resmi terkait perubahan jadwal tersebut.

Berikut adalah rincian data terkait kebijakan efisiensi Lufthansa Group:

Kategori Detail Informasi
Total Pemangkasan ~20.000 penerbangan (hingga Oktober)
Target Penghematan BBM >40.000 metrik ton bahan bakar jet
Pembatalan Harian 120 penerbangan per hari (mulai 21 April)
Destinasi Dihapus Sementara Bydgoszcz (Polandia), Rzeszow (Polandia), Stavanger (Norwegia)
Koneksi yang Dikonsolidasi Heringsdorf, Cork, Gdansk, Ljubljana, Rijeka, Sibiu, Stuttgart, Trondheim, Tivat, dan Wroclaw

Strategi Jangka Menengah

Selain menghapus beberapa destinasi, Lufthansa juga mengonsolidasikan 10 koneksi melalui hub grup lainnya guna meningkatkan efisiensi jaringan di Eropa. Meski ada pengurangan di rute pendek, maskapai berkomitmen untuk tetap mempertahankan akses ke sistem rute global, terutama untuk koneksi jarak jauh yang tetap menjadi prioritas.

Terkait ketersediaan energi, Lufthansa menjamin bahwa pasokan bahan bakar jet untuk beberapa minggu ke depan masih dalam posisi aman. Perusahaan menggunakan kombinasi strategi pengadaan fisik dan langkah lindung nilai harga (hedging) untuk mengelola volatilitas biaya bahan bakar di pasar global.

Rencana rute jangka menengah yang lebih komprehensif untuk bulan-bulan mendatang dijadwalkan akan diterbitkan pada akhir April atau awal Mei 2026, yang kemungkinan besar akan mencakup penyesuaian tambahan pada jadwal penerbangan musim panas. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya