Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Hakim Distrik AS Geoffrey Crawford telah memerintahkan pembebasan Mahasiswa Universitas Columbia dan aktivis pro-Palestina, Mohsen Mahdawi dari Lembaga Pemasyarakatan Northwest State. Namun proses hukum yang menantang deportasinya terus berlanjut.
Mahdawi keluar dari pengadilan dengan kedua tangan terangkat, membentuk tanda damai, disambut sorakan pendukungnya. Saat berbicara, ia menyampaikan pesan kepada Presiden Donald Trump, yang pemerintahannya memimpin tindakan keras terhadap mahasiswa yang memprotes perang Israel di Gaza.
“Saya tidak takut padamu,” kata Mahdawi kepada Trump. Ia juga menyampaikan pesan kepada rakyat Palestina dan berusaha meluruskan persepsi bahwa gerakan protes mahasiswa bukanlah gerakan damai.
“Kami adalah pendukung perdamaian dan anti-perang,” jelas Mahdawi. “Kepada rakyatku di Palestina: Aku merasakan penderitaan kalian, aku melihat penderitaan kalian, dan aku melihat kebebasan, dan itu sangat dekat.”
Mahdawi, yang merupakan penduduk tetap AS secara sah dan menjadi salah satu pemimpin protes di Universitas Columbia, ditahan pada 14 April saat menghadiri wawancara kewarganegaraan. Video penangkapannya dengan tangan diborgol menyebar luas di media sosial.
Penangkapannya terjadi sebagai bagian dari upaya luas pemerintahan Trump untuk menargetkan pemegang visa dan penduduk tetap yang melakukan advokasi pro-Palestina. Trump juga menekan universitas-universitas ternama agar menindak tegas protes-protes pro-Palestina, dengan dalih memerangi antisemitisme.
Namun para kritikus mengatakan dalih tersebut hanya alasan untuk mengendalikan dunia akademik dan membungkam pandangan yang berseberangan.
Meskipun kasus imigrasi terhadap Mahdawi masih berlanjut, Hakim Crawford memutuskan aktivis mahasiswa itu tidak berisiko melarikan diri. Ia dapat dibebaskan agar bisa menghadiri wisudanya bulan depan di New York City.
Pemerintah AS kemungkinan dapat mengajukan banding atas pembebasan Mahdawi, tetapi putusan hakim memperbolehkan dia meninggalkan negara bagian Vermont dan melawan proses deportasi dari luar tahanan. Namun, pemerintahan Trump menolak pembebasannya.
Pengacaranya menyatakan penahanan Mahdawi adalah “bagian yang sah secara konstitusional dari proses deportasi”. Tim pengacara Mahdawi berpendapat penahanannya melanggar hak konstitusional atas kebebasan berpendapat.
“Mohsen tidak melakukan kejahatan apa pun, dan satu-satunya alasan pemerintah menahannya adalah karena isi dari pendapatnya,” kata Lia Ernst, pengacara dari American Civil Liberties Union yang mewakili Mahdawi, dalam pernyataan setelah pembebasannya.
Pemerintahan Trump mengambil posisi bahwa perlindungan atas kebebasan berbicara dalam konstitusi hanya berlaku untuk warga negara AS.
Dalam dokumen pengadilan, pengacara pemerintah mengutip Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan tahun 1952 sebagai dasar hukum untuk mendeportasi Mahdawi. Bagian yang jarang digunakan dari undang-undang tersebut memperbolehkan AS mendeportasi warga negara asing “yang kehadiran atau aktivitasnya di Amerika Serikat” memberikan alasan yang masuk akal kepada Menteri Luar Negeri bahwa mereka “berpotensi menimbulkan konsekuensi serius terhadap kebijakan luar negeri”. (Al Jazeera/Z-2)
Hakim federal membatalkan dakwaan terhadap James Comey dan Letitia James setelah menyatakan penunjukan Jaksa AS Sementara Lindsey Halligan oleh Presiden Donald Trump tidak sah.
Hakim federal memutuskan pembekuan dana riset Harvard US$2 miliar yang dilakukan pemerintahan Trump tidak sah.
Hakim federal AS menolak tuntutan penjualan Chrome. Namun mewajibkan Google longgarkan praktik monopoli.
Hakim federal di California memutuskan langkah Presiden AS Donald Trump tempatkan Garda Nasional di Los Angeles, melanggar hukum.
Seorang hakim federal AS menghentikan sementara deportasi Kilmar Abrego Garcia, imigran asal El Salvador yang menghadapi dakwaan perdagangan manusia.
Hakim federal tolak permintaan DOJ membuka transkrip dan bukti sidang kasus Jeffrey Epstein.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved