Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUMAN Rights Watch (HRW) memperingatkan bahwa warga Suriah yang melarikan diri dari serangan Israel di Libanon dapat menghadapi penindasan di dalam negeri. Pasalnya lebih dari 355.000 warga Suriah kembali ke negara mereka setelah perang lebih dari sebulan.
"Warga Suriah yang melarikan diri dari Libanon, terutama laki-laki, berisiko ditahan secara sewenang-wenang dan dianiaya oleh pihak berwenang Suriah," kata kelompok itu dalam suatu pernyataan.
"Kematian orang-orang yang dideportasi dalam tahanan dalam keadaan yang mencurigakan menyoroti risiko terang-terangan dari penahanan sewenang-wenang, pelecehan, dan penganiayaan terhadap mereka yang melarikan diri kembali," kata wakil direktur HRW untuk Timur Tengah, Adam Coogle.
Sejak Israel melancarkan kampanye udara intensifnya pada 23 September, lebih dari setengah juta orang telah melarikan diri dari Libanon ke Suriah, termasuk lebih dari 355.010 warga Suriah, menurut angka resmi Libanon.
HRW mengatakan pihaknya telah mendokumentasikan lima penangkapan pada Oktober. (TRT World/Z-2)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
AS resmi akhiri kehadiran militer 10 tahun di Suriah. Seluruh pangkalan diserahkan ke Damaskus seiring integrasi pasukan Kurdi ke institusi negara. Fokus lawan ISIS.
Suriah kerahkan ribuan tentara dan roket ke perbatasan Libanon demi cegah penyelundupan senjata serta infiltrasi milisi di tengah eskalasi konflik Israel-Hizbullah.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
K PBB cabut sanksi terhadap eks kelompok HTS. Langkah ini memperkuat legitimasi transisi politik Presiden Ahmed al-Sharaa pascajatuhnya rezim Assad di Suriah.
Pemerintahan Trump bersiap menarik seluruh pasukan AS dari Suriah dalam beberapa bulan ke depan. Fokus militer kini bergeser ke arah ketegangan yang memuncak dengan Iran.
Human Rights Watch (HRW) desak penghentian penjualan senjata ke Israel usai penghancuran Jembatan Qasmieh di Libanon. Serangan dianggap potensi kejahatan perang terhadap warga sipil.
ISRAEL akan melarang 37 lembaga bantuan beroperasi di Gaza setelah mengeklaim tanpa bukti bahwa staf mereka mungkin memiliki hubungan dengan kelompok militan.
Seorang perempuan Palestina yang disebut sebagai Nour H dalam laporan HRW mengatakan bahwa ia dan kerabatnya diberi waktu 10 menit untuk meninggalkan kamp pengungsi Nur Shams.
Israel mengatakan bahwa penggerebekan kamp Jenin, Tulkarem, dan Nur Shams di Tepi Barat bertujuan membasmi kelompok-kelompok bersenjata Palestina.
HRW menegaskan pengusiran paksa warga Palestina oleh Israel dari kamp-kamp pengungsi di Tepi Barat yang diduduki merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
HUMAN Rights Watch (HRW) memperingatkan bahwa personel militer Amerika Serikat berpotensi menghadapi tanggung jawab hukum internasional tentang kejahatan perang Israel di Jalur Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved