Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan serangan ledakan pager dan walkie talkie terhadap anggotanya di Libanon dan Suriah yang terjadi sudah kelewat batas. Hizbullah berjanji bakal melancarkan balasan atas serangan yang ditengarai dilakukan Israel tersebut
Nasrallah muncul dalam pidato pertamanya yang disiarkan di televisi. Serangan tersebut berlangsung selama dua hari dan menewaskan sedikitnya 37 orang. Dia berjanji akan terus mendukung Palestina dalam melawan Israel.
"Belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah gerakan perlawanan di Lebanon serta dalam sejarah negara kita," katanya dilansir Al Jazeera, Jumat (20/9).
Baca juga : Sekjen Hizbullah Bersumpah Israel akan Menjadi Neraka
"Musuh telah melewati semua aturan, hukum, dan garis merah. Mereka sama sekali tidak peduli dengan apa pun baik secara moral, manusiawi, dan hukum," imbuhnya.
Ledakan tersebut dilaporkan melukai lebih dari 2.900 orang yang 287 di antaranya dalam kondisi kritis. Kekhawatiran muncul soal potensi meningkatnya baku tembak yang terjadi hampir setiap hari antara Hizbullah dan Israel menjadi perang besar.
Israel belum mengakui soal serangan tersebut. Puluhan ribu warga Israel kemudian dilaporkan kembali ke rumah-rumah mereka di dekat perbatasan dengan Libanon.
Nasrallah menyebut ledakan yang terjadi sebagai tindakan teroris dan deklarasi perang terhadap rakyat Libanon serta kedaulatan negara tersebut.
Perangkat-perangkat pager dan walkie talkie itu meledak di dalam rumah sakit, pasar, rumah-rumah, dan beberapa daerah tempat warga sipil berada. Nasrallah menuding Israel sengaja membuat bom sehanyak 4.000 pager dan 1.000 walkie-talkie dengan tujuan untuk membunuh warga sebanyak mungkin (Z-6)
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk pertama kali mengaku bertanggung jawab atas ledakan massal pager (penyeranta) yang mengguncang Libanon hampir dua bulan lalu.
HIZBULLAH menembakkan sedikitnya 150 roket dari Libanon ke lokasi militer dan permukiman ilegal di Israel utara hanya dalam waktu satu jam. Demikian disampaikan Radio Angkatan Darat Israel.
SERANGAN dengan menggunakan pager atau penyeranta serta perangkat elektronik lain di Libanon melanggar hukum kemanusiaan internasional.
Kemenlu RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa ledakan ribuan alat komunikasi di Libanon yang diduga didalangi Israel baru-baru ini.
Sebanyak 12 orang termasuk seorang anak tewas dalam ledakan massal, dan hampir 2.800 orang lainnya terluka, termasuk 200 di antaranya dalam kondisi kritis.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved