Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Partai Sosial Demokrat (SDP) dan anggota Parlemen Finlandia, Nasima Razmyar, mengkritik tajam penanganan negara Nordik itu terhadap perang brutal Israel di Gaza. Dia menuduh Helsinki menyampaikan retorika kosong tanpa tindakan yang berarti.
Razmyar menyatakan rasa frustrasinya yang mendalam atas kekejaman yang dilakukan Israel terhadap Palestina dan ketidakpedulian masyarakat internasional.
“Korban perang Gaza yang tak ada habisnya sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kita menjadi tidak peka terhadap berita utama yang terus-menerus, yang hanya menumbuhkan sinisme. Penderitaan manusia, kelaparan, abu kota-kota yang dibom—semua ini sulit dijelaskan karena semuanya telah terjadi sepanjang perang,” katanya seperti dikutip oleh surat kabar daring nasional Helsinki Times, dilansir dari Anadolu, Selasa (13/8).
Baca juga : Hamas Desak Rapat Darurat Liga Arab dan OKI Hentikan Genosida Gaza
Politisi itu mencatat bahwa meskipun Mahkamah Internasional (ICJ) menyerukan gencatan senjata dan menyatakan pendudukan wilayah Palestina ilegal, perang melawan Palestina terus berlanjut. Komentar Razmyar muncul saat para pemimpin internasional mengintensifkan seruan agar dilakukan gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan segera tiba di Palestina.
Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Olaf Scholz dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengeluarkan pernyataan bersama pada Senin (12/8) yang menyerukan gencatan senjata segera dan menekankan urgensi pengiriman bantuan ke Gaza.
“Seluruh masyarakat internasional akhirnya mulai memahami besarnya bencana ini. Penentangan terhadap perang Gaza telah menyebar ke luar kolom berita dan kolom komentar. Aksi protes kini merambah ke acara budaya, kampus universitas, dan bahkan bisnis,” kata Razmyar.
Ia mengecam pemerintah Finlandia karena abstain dari resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyerukan gencatan senjata dan pembekuan dukungan kepada badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA).
Baca juga : Israel Serang Sekolah Gaza saat Salat Subuh, Indonesia Mengutuk Palestina Tuntut AS
“Sejak saat itu, Finlandia hanya melakukan sedikit hal selain sekadar menyampaikan harapan samar agar perang berakhir, tanpa mengambil langkah konkret apa pun untuk mewujudkan perdamaian atau meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat,” tambahnya.
Menurut Razmyar, Finlandia harus memainkan peran yang lebih besar dalam kebijakan luar negeri dengan menyatakan pendiriannya dengan jelas dan menetapkan batasan penerimaan perang, seperti halnya Norwegia, Spanyol, dan Irlandia.
Ia merujuk pada komentar terbaru yang dibuat oleh mantan anggota parlemen Partai Koalisi Nasional dan anggota parlemen Eropa saat ini, Aura Salla, yang mengkritik Helsinki atas perdagangan senjata dengan Israel.
Baca juga : Swiss Kecam Menteri Israel Benarkan Blokade Bantuan Kemanusiaan Gaza
“Seperti yang Salla tunjukkan kemarin, sangat munafik bagi pemerintah Finlandia untuk terlibat dalam perdagangan senjata dengan negara yang melakukan genosida,” katanya.
Razmyar selanjutnya mendesak pemerintah Finlandia untuk mengadvokasi sanksi perdagangan terhadap Israel.
“Sifat mengerikan dari perang yang berlangsung hampir setahun ini telah menjadi sangat jelas, dan pemerintah tidak dapat lagi bersembunyi di balik alasan untuk mengamati situasi,” tambahnya.
Baca juga : Benjamin Netanyahu Mengecam Tuduhan Genosida
Politisi tersebut mempertanyakan kredibilitas pengumuman Helsinki baru-baru ini yang mendukung diakhirinya perang di Gaza dan perlindungan warga sipil.
“Apakah ini warisan hak asasi manusia dan kebijakan luar negeri yang ingin ditinggalkan oleh Partai Koalisi Nasional? Mereka memegang peranan penuh dalam kebijakan luar negeri Finlandia. Jika sifat perang ini mengkhawatirkan, maka kekuatan politik harus digunakan untuk mengakhirinya. Sejauh ini, tindakan pemerintah untuk mengakhiri perang masih jauh dari meyakinkan,” tambahnya.
Komentarnya menambah meningkatnya tekanan domestik terhadap pemerintah Finlandia untuk mengambil sikap lebih tegas dalam upaya internasional untuk mengakhiri perang brutal Israel di Gaza.
Sejak 7 Oktober tahun lalu, hampir 40.000 warga Palestina telah terbunuh di Gaza, kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak, sementara lebih dari 92.000 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan Gaza. (I-2)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Indonesia dan Kemlu menyampaikan kecaman keras atas tindakan pasukan Israel yang memasang spanduk bertuliskan Rising Lion di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
PBB catat 38.000 perempuan dan anak perempuan tewas di Gaza hingga akhir 2025 akibat perang. Rata-rata 47 nyawa melayang setiap hari di tengah hancurnya infrastruktur.
Dalam wawancara dengan penyiar publik RTVE, Albares menyebut kondisi di Libanon mencerminkan pola yang mengkhawatirkan.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta, mengecam undang-undang oleh parlemen Israel terkait penerapan RUU eksekusi tahanan Palestina
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Serangan Israel di Khan Younis tewaskan satu warga & lukai anak kecil. Pelanggaran gencatan senjata ini menambah daftar korban tewas menjadi 636 jiwa di Jalur Gaza.
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden UEFA Aleksander Ceferin dilaporkan ke ICC atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang di Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved