Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TANK-tank Israel bergerak lebih jauh ke Rafah timur pada Selasa (14/5), mencapai beberapa distrik pemukiman di kota perbatasan selatan. Terdapat lebih dari satu juta orang berlindung, sehingga meningkatkan kekhawatiran jatuhnya lebih banyak korban sipil.
Sekutu internasional dan kelompok bantuan Israel telah berulang kali memperingatkan agar tidak melakukan serangan darat ke Rafah yang dipenuhi pengungsi. Tetapi Israel mengatakan empat batalyon Hamas bersembunyi di sana.
Mahkamah Internasional (ICJ) mengatakan akan mengadakan sidang pada Kamis dan Jumat untuk membahas permintaan Afrika Selatan yang mengupayakan tindakan darurat baru atas serangan Rafah. Sementara Qatar menilai serangan Rafah telah menghentikan upaya untuk mencapai perdamaian dan gencatan senjata.
Baca juga : ICJ Tolak Permintaan Afrika Selatan untuk Tindakan Tambahan Terhadap Israel
Tuntutan Afrika Selatan adalah bagian dari kasus yang diajukan terhadap Israel yang menuduh mereka melanggar konvensi genosida di Gaza, dan tuntutan yang disebut Israel tidak berdasar.
"Israel akan menyampaikan pandangannya mengenai petisi terbaru pada hari Jumat,” kata ICJ.
Israel telah berjanji untuk terus maju ke Rafah bahkan tanpa dukungan sekutunya, dan mengatakan bahwa operasi tersebut diperlukan untuk membasmi pejuang Hamas yang tersisa.
Baca juga : Israel Minta ICJ Izinkan Pembantaian di Rafah
“Tank-tank tersebut bergerak pagi ini ke arah barat Jalan Salahuddin menuju lingkungan Brzail dan Jneina. Mereka berada di jalan-jalan di dalam kawasan pembangunan dan terjadi bentrokan,” kata seorang warga.
Penduduk Palestina di Rafah barat kemudian mengatakan bahwa mereka dapat melihat asap mengepul di atas wilayah timur dan mendengar suara ledakan menyusul pemboman Israel terhadap sekelompok rumah.
Sayap bersenjata Hamas mengatakan mereka telah menghancurkan sebuah kapal induk Israel dengan rudal Al-Yassin 105 di distrik Al-Salam timur, menewaskan beberapa anggota awak dan melukai lainnya.
Baca juga : Afrika Selatan Desak ICJ Pertimbangkan Tindakan Tambahan terhadap Israel
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menolak mengomentari laporan tersebut. Dalam ringkasan kegiatannya, IDF mengatakan pasukannya telah melenyapkan beberapa sel teroris bersenjata dalam pertempuran jarak dekat di sisi Gaza di perbatasan Rafah dengan Mesir.
Pertempuran di Jalur Gaza semakin intensif dalam beberapa hari terakhir, termasuk di wilayah utara, ketika militer Israel kembali ke wilayah yang diklaim telah dibubarkan oleh Hamas beberapa bulan lalu.
Israel mengatakan operasi tersebut untuk mencegah Hamas, yang menguasai Gaza, dan membangun kembali kapasitas militernya. Korban tewas warga Palestina dalam perang tersebut kini telah melampaui 35.000 orang, menurut pejabat kesehatan Gaza, yang angkanya tidak membedakan antara warga sipil dan pejuang.
Baca juga : Afrika Selatan Desak ICJ Hentikan Kebiadaban Israel di Rafah
Dikatakan bahwa 82 warga Palestina terbunuh dalam 24 jam terakhir, jumlah kematian tertinggi dalam satu hari dalam beberapa minggu terakhir.
Israel melancarkan operasinya di Gaza menyusul serangan dahsyat pada 7 Oktober oleh orang-orang bersenjata pimpinan Hamas yang mengamuk di komunitas Israel di dekat daerah kantong tersebut, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang, menurut penghitungan Israel.
Di lingkungan Zeitoun di Kota Gaza di utara, buldoser menghancurkan sejumlah rumah untuk membuat jalan baru bagi tank-tank untuk masuk ke pinggiran timur.
Di Jabalia, Gaza utara, sebuah kamp pengungsi luas yang dibangun untuk pengungsi Palestina 75 tahun lalu, penduduk mengatakan pasukan Israel berusaha menjangkau pasar lokal kamp tersebut di bawah serangan tank besar-besaran. (Arabnews/fer/P-5)
Pada masa lampau, pasukan kavaleri menjadi tulang punggung perang karena mobilitas mereka yang tinggi.
KELOMPOK Hizbullah Libanon mengatakan para pejuangnya berhasil menghancurkan dua tank Merkava Israel dan menewaskan dua tentara Zionis di Dataran Tinggi Labbouneh, Libanon selatan.
ISRAEL merilis rekaman pasukan dan tanknya yang berkumpul di perbatasan utara sebelum mengumumkan invasi darat terbatas dan terlokalisasi di Libanon.
Tanpa sinergitas dan kolaborasi Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak akan dapat merealisasikan program-program unggulan yang dilakukan.
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menyetujui penjualan jet tempur dan senjata lainnya ke Israel dalam kesepakatan senilai lebih dari US$20 miliar.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved