Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Joe Biden memberikan perintah eksekutif untuk melindungi data pribadi negaranya dengan membatasi transfer data ke Tiongkok, Rusia, dan negara-negara lainnya.
Perintah tersebut, akan membatasi transfer besar-besaran informasi geolokasi, biometrik, kesehatan dan keuangan AS oleh pialang data dan pihak lain ke negara-negara yang menjadi perhatian tertentu, kata para pejabat.
Para pejabat senior AS juga akan melarang transfer sejumlah besar data mengenai personel pemerintah AS ke negara-negara tersebut, termasuk Iran, Korea Utara, Kuba, dan Venezuela.
Baca juga : Berharap Uang, AS Kadoi Ukrainia Sanksi Kepada Rusia
“Tiongkok dan Rusia membeli data pribadi sensitif Amerika dari pialang data dan memanfaatkannya untuk terlibat dalam berbagai aktivitas jahat termasuk aktivitas jahat yang dimungkinkan oleh dunia maya, spionase, dan pemerasan,” kata para pejabat tersebut.
“Membeli data melalui pialang data saat ini sah di Amerika Serikat. Hal ini mencerminkan adanya kesenjangan dalam perangkat keamanan nasional kita,” ujar mereka, seraya menambahkan perintah yang dikeluarkan bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut.
Perintah tersebut merupakan upaya terbaru Washington untuk membendung aliran data AS ke Tiongkok, karena terjebak dalam perang dagang dan teknologi selama bertahun-tahun..
Baca juga : Lagi, Biden Minta Dana Perang US$106 Miliar untuk Ukraina dan Israel
Kongres AS sedang mempertimbangkan undang-undang yang melarang lembaga-lembaga federal melakukan kontrak dengan BGI Group Tiongkok dan Wuxi APPTEC, sebagai bagian dari upaya untuk mencegah Tiongkok mengakses data genetik Amerika dan informasi kesehatan pribadi.
Pada 2018, panel AS yang meninjau investasi asing untuk mengetahui potensi ancaman keamanan nasional menolak rencana Ant Financial Tiongkok untuk mengakuisisi perusahaan pengiriman uang AS MoneyGram International karena perusahaan tersebut tidak dapat menghilangkan kekhawatiran atas keamanan data yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi warga AS. .
Para pejabat mengatakan, transaksi dengan pialang data yang mengetahui bahwa informasi tersebut akan berakhir di negara-negara yang menjadi perhatian akan dilarang, begitu pula semua transfer data genom.
Baca juga : Kegagalan Amerika Bayar Utang Untungkan Rusia dan Tiongkok
"Transfer data kelas lain, dari biometrik ke keuangan hanya akan dilarang jika memenuhi ambang batas volume tertentu dan dikirim ke negara-negara tersebut,” kata seorang pejabat.
Untuk menghilangkan kekhawatiran peraturan baru itu akan menghambat aktivitas ekonomi secara tidak perlu, jenis data tertentu termasuk penggajian dan kepatuhan perusahaan dikecualikan.
Transaksi tertentu seperti layanan cloud, perjanjian kerja, dan investasi juga akan diizinkan, dengan tunduk pada beberapa persyaratan keamanan seperti enkripsi dan anonimisasi.
Perintah tersebut juga mengarahkan Departemen Kehakiman untuk memberikan kesempatan yang luas kepada industri untuk mengomentari proposal sebelum proposal tersebut diberlakukan.
Gedung Putih mengatakan perusahaan-perusahaan mengumpulkan lebih banyak data Amerika dibandingkan sebelumnya. Data tersebut sering kali dijual dan dijual kembali secara legal melalui pialang data yang kemudian dapat mentransfernya ke badan intelijen asing, militer, atau perusahaan yang dikendalikan oleh pemerintah asing. (CNA/Z-5)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Presiden Donald Trump menyambut Lionel Messi dan Inter Miami di Gedung Putih. Trump puji Messi lebih hebat dari Pele dan sindir Joe Biden. Cek selengkapnya!
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved