Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA gagal membuat Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memenuhi permintaan penyelidikan independen atas ledakan pipa gas Nord Stream, yang menghubungkan Rusia dan Jerman. Akibat ledakan itu gas tumpah ke Laut Baltik.
Hanya tiga negara yang memberikan dukungan terhadap Rusia. Mereka ialah Rusia, Tiongkok, dan Brasil. Sedangkan 12 negara anggota DK PBB lainnya memillih abstain.
Sebuah resolusi membutuhkan setidaknya sembilan suara yang mendukung dan tidak ada veto dari Rusia, Tiongkok, Prancis, Amerika Serikat (AS) atau Inggris untuk disahkan. Rusia mengajukan rancangan resolusi tersebut bulan lalu.
Baca juga: Kurang Pasokan Air, Ukraina Khawatirkan Kenaikan Temperatur PLTN Zaporizhzhia
"Tanpa investigasi internasional yang objektif dan transparan, kebenaran tidak akan terungkap atas apa yang terjadi," kata Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, kepada dewan sebelum pemungutan suara.
Ledakan pipa tersebut terjadi di zona ekonomi eksklusif Swedia dan Denmark. Bulan lalu, Swedia, Denmark, dan Jerman mengatakan investigasi mereka masih berlangsung dan Rusia telah diberitahu.
Baca juga:
Dalam sebuah surat bersama kepada DK PBB, mereka mengatakan kerusakan tersebut disebabkan ledakan kuat akibat sabotase. AS dan NATO juga menyebut insiden tersebut sebagai tindakan sabotase.
Sebagian besar anggota DK PBB yang abstain pada Senin (27/3) mengatakan investigasi nasional harus diizinkan untuk menyimpulkan, sebelum mempertimbangkan tindakan yang perlu dilakukan PBB.
Rusia mengeluh mereka tidak diberi informasi mengenai investigasi nasional yang sedang berlangsung. Moskow bersikukuh, tanpa memberikan bukti, bahwa Barat berada di balik ledakan tersebut.
"Amerika Serikat sama sekali tidak terlibat. Titik," kata Wakil Duta Besar AS untuk PBB Robert Wood.
Dia menuduh Rusia mencoba mendiskreditkan hasil investigasi nasional yang sedang berlangsung dan merugikan setiap kesimpulan yang mereka capai yang tidak sesuai dengan narasi politik yang telah ditentukan sebelumnya. (Aljazeera/Z-3)
Sidang darurat Dewan Keamanan PBB di New York, Selasa (31/3), digelar atas desakan Indonesia dan Prancis sebagai respons terhadap eskalasi konflik di Libanon.
Melania Trump akan mencetak sejarah sebagai Ibu Negara AS pertama yang memimpin sidang Dewan Keamanan PBB di New York, Maret 2026.
Kehadiran Melania Trump di kursi pimpinan merupakan bagian dari hak AS yang tengah memegang Presidensi Dewan Keamanan PBB.
urbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran yang digunakan untuk iuran 1 miliar dolar AS untuk keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza bisa diambil dari apbn
Hamas menolak resolusi Dewan Keamanan PBB yang mendukung rencana perdamaian Gaza dan penempatan pasukan internasional.
Resolusi tersebut mendapat dukungan dari 149 negara anggota PBB, sementara 12 negara anggota, termasuk Amerika Serikat (AS), menolak dan 19 lainnya abstain.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Ia menilai, serangan terhadap prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
TNI dan PBB percepat pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia yang gugur di Libanon. Simak kronologi dan proses repatriasi pahlawan perdamaian ini.
Pasukan PBB tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap keluarga dan rekan-rekan Praka Rico.
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama dua minggu atas permintaan PM Pakistan Shehbaz Sharif, meski blokade Hormuz berlanjut.
Presiden Kazakhstan itu pun menyatakan keprihatinan atas meningkatnya negosiasi konflik global di luar kerangka PBB, yang menandakan marginalisasi perannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved