Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Israel memberlakukan pembatasan terhadap warga Palestina dari wilayah Tepi Barat yang diduduki, untuk memasuki Masjid Al-Aqsa saat menjalankan salat Jumat pertama pada bulan suci Ramadan tahun ini.
Meski dilarang, ribuan warga palestina tetap memenuhi halaman di kompleks Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan salat Jumat pertama bulan suci Ramadan 1444 Hijriah.
Saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa pasukan Israel dikerahkan di pos-pos pemeriksaan yang mengarah ke Yerusalem Timur di mana Masjid Al-Aqsa berada. Mereka memeriksa kartu penduduk mereka dan melarang banyak dari mereka yang ingin masuk ke masjid tersebut.
Baca juga : PBB Desak Israel-Palestina Kurangi Ketegangan selama Ramadan
Seorang warga Palestina, Abdelaziz Al-As'ad, 60, mengatakan bahwa dia beberapa kali berusaha melewati pos pemeriksaan militer Israel Qalandia, Yerusalem utara, tetapi pasukan Israel memeriksa tanda pengenalnya dan mencegahnya masuk dengan alasan keamanan.
“Israel menyatakan menyediakan fasilitas (untuk warga Palestina), kenyataannya ini bohong belaka, yang ada malah pembatasan pergerakan dan pencegahan beribadah,” kata Al-As'ad.
Baca juga : Hari Pertama Ramadan, Satu Warga Palestina Tewas di Tangan Tentara Israel
Pada Senin (20/3), Israel menerapkan berbagai larangan kepada warga Palestina selama Ramadan, yakni memasuki Masjid Al-Aqsa.
“Perempuan segala usia, anak laki-laki sampai usia 12 tahun, dan laki-laki di atas 55 tahun diperbolehkan memasuki Masjid Al-Aqsa selama Ramadhan tanpa izin terlebih dahulu,” kata Koordinator Kegiatan Pemerintah di Daerah, Mayjen Ghassan Alyan.
Untuk mereka yang berasal dari Jalur Gaza, Israel memberlakukan kuota terbatas untuk perempuan berusia 50 tahun ke atas dan pria berusia 55 tahun ke atas, dari Minggu hingga Kamis, untuk memasuki Masjid Al-Aqsa.
Ketegangan di Tepi Barat membesar dalam beberapa bulan terakhir setelah militer Israel berulang kali menyerang kota-kota Palestina.
Hampir 90 warga Palestina tewas akibat tembakan Israel sejak awal tahun ini.
Sebanyak 14 orang Israel juga tewas dalam serangan terpisah selama periode yang sama. (Ant/Z-4)
Pekan Suci di Yerusalem berlangsung sepi dan penuh pembatasan akibat konflik. Simak kisah warga Kristen Palestina yang bertahan di tengah tekanan dan ancaman eksodus.
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Ledakan keras terdengar di Yerusalem pada Kamis (12/3/2026). Iran klaim serang pangkalan Palmachim, Ovda, dan markas Shin Bet dengan rudal dan drone.
Geja-gereja utama di Bethlehem, Yerusalem kembali menerima peziarah. Perayaan Natal juga berlangsung lagi setelah dua tahun absen sebagai bentuk solidaritas pada warga Gaza.
Arkeolog Yerusalem menemukan koin emas bergambarkan potret Ratu Mesir, Berenice II.
Layanan darurat Magen David Adom (MDA) melaporkan 15 orang terluka, tujuh di antaranya dalam kondisi serius.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved