Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKAT Serikat (AS) mengatakan Korea Utara (Korut) melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dengan menembakkan dua rudal balistik ke laut. Namun, mereka juga menegaskan kembali kesediaan untuk melibatkan negara bersenjata nuklir itu.
"Amerika Serikat mengutuk peluncuran rudal DPRK. Peluncuran itu melanggar beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB dan menimbulkan ancaman bagi tetangga DPRK dan anggota komunitas internasional lainnya," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Rabu (15/9).
Namun, juru bicara itu menambahkan, "Kami tetap berkomitmen pada pendekatan diplomatik ke DPRK dan meminta mereka untuk terlibat dalam dialog."
Baca juga: Ini Konsekuensi Tentara AD Amerika Serikat yang Menolak Vaksin
Pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengatakan, dalam tinjauan kebijakan pada April tentang Korut, bahwa AS bersedia melibatkan Pyongyang.
Tetapi itu juga mengisyaratkan bahwa pihaknya mencari lebih banyak pendekatan praktis menyusul diplomasi pribadi yang tidak biasa dari mantan presiden Donald Trump, yang bertemu tiga kali dengan pemimpin negara otoriter tersebut, Kim Jong Un.
Trump mengatakan Kim seharusnya memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian karena mencegah perang, tetapi Korut tidak pernah menandatangani perjanjian permanen untuk mengakhiri program nuklir mereka.
Pyongyang berada di bawah sanksi internasional atas serangkaian uji coba nuklir dan rudal balistik jarak jauh.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa komitmen AS untuk pertahanan Korea Selatan (Korsel) dan Jepang tetap kuat. (Straitstimes/OL-1)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved