Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TALIBAN menyalahkan Amerika Serikat atas evakuasi yang kacau terhadap puluhan ribu warga Afghanistan dan orang asing dari Kabul, Minggu (22/8).
Amerika Serikat telah memperingatkan ancaman keamanan dan Uni Eropa mengakui tidak mungkin untuk mengevakuasi semua orang yang berisiko dari Taliban.
Tetapi warga Afghanistan yang ketakutan terus mencoba melarikan diri, menambah kekacauan di bandara Kabul. Amerika Serikat bersama sekutu tak mampu mengatasi sejumlah besar orang yang mencoba melakukan penerbangan evakuasi.
"Amerika, dengan segala kekuatan dan fasilitasnya... telah gagal menertibkan bandara. Ada kedamaian dan ketenangan di seluruh negeri, tetapi hanya ada kekacauan di bandara Kabul," kata pejabat Taliban Amir Khan Mutaqi.
Kementerian Pertahanan Inggris, pada Minggu, mengatakan tujuh orang tewas dalam kerumunan tersebut, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Baca juga: Erdogan Desak Putin Tetap Jalin Dialog dengan Taliban
Seorang jurnalis, yang termasuk di antara sekelompok pekerja media dan akademisi yang melarikan diri cukup beruntung untuk mencapai bandara pada hari Minggu. Mereka menggambarkan pemandangan putus asa orang-orang yang mengelilingi bus mereka dalam perjalanan masuk.
"Mereka menunjukkan paspor mereka kepada kami dan berteriak 'bawa kami bersamamu... tolong bawa kami bersamamu'," kata wartawan itu kepada AFP.
"Pejuang Taliban di truk di depan kami harus menembak ke udara untuk membuat mereka pergi," terangnya.
Video mengerikan telah muncul tentang bayi dan anak-anak yang diserahkan kepada tentara melalui pagar kawat berduri dan laki-laki menempel di bagian luar pesawat yang akan berangkat.(AFP/OL-5)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Setelah satu tahun ditahan tanpa dakwaan, peneliti bahasa AS Dennis Coyle akhirnya dibebaskan oleh Taliban.
Pakistan dan Afghanistan sepakat menghentikan sementara konflik maut demi menghormati Idul Fitri, menyusul serangan udara di Kabul yang menewaskan ratusan jiwa.
Pakistan telah menyerang pusat rehabilitasi di ibu kota, sehingga mengakibatkan kematian dan luka-luka. Dia berjanji bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sebuah pusat rehabilitasi narkoba di Kabul hancur akibat serangan udara. Taliban tuduh Pakistan sebagai pelakunya, sementara ketegangan lintas batas meningkat.
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved