Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK berwenang Afghanistan, pada Selasa, berjanji untuk merebut kembali semua distrik yang hilang dari Taliban ketika penarikan pasukan AS dari negara itu hampir selesai.
Ratusan pasukan komando dikerahkan untuk melawan serangan pemberontak di utara, sehari setelah lebih dari 1.000 tentara pemerintah melarikan diri ke Tajikistan.
Komando Pusat AS mengumumkan penarikan Amerika dari negara itu sudah mencapai 90%. Penarikan tersebut diperintahkan oleh Presiden AS Joe Biden pada April.
Pertempuran telah berkecamuk di beberapa provinsi, tetapi pemberontak terutama berfokus pada kampanye yang menghancurkan di pedesaan utara, yang merebut puluhan distrik dalam dua bulan terakhir.
"Ada perang, ada tekanan. Terkadang segala sesuatunya berjalan sesuai keinginan kami. Terkadang tidak, tetapi kami akan terus membela rakyat Afghanistan," kata Penasihat Keamanan Nasional Hamdullah Mohib kepada wartawan.
"Kami memiliki rencana untuk merebut kembali distrik-distrik itu," tambahnya.
Pentagon, pada Selasa, mengatakan mereka berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan penarikan ribuan pasukan Amerika dan kontraktor sipil pada akhir Agustus, hanya beberapa hari setelah menyerahkan yang terakhir dan terbesar dari tujuh pangkalan AS, pangkalan udara Bagram di utara Kabul, kepada pemerintah Afghanistan.
Baca juga: Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan Terus Berlanjut
Juru Bicara Pentagon John Kirby menggarisbawahi bahwa mitra koalisi AS dan NATO akan terus mendukung pasukan keamanan Afghanistan dalam perang dengan Taliban, bahkan jika tidak ada pasukan koalisi di lapangan.
"Kami masih memiliki wewenang untuk membantu Afghanistan di lapangan jika mereka membutuhkannya," kata Kirby, yang menyatakan kemungkinan adanya serangan udara.
Dia juga mengatakan negosiasi sedang dilakukan untuk memastikan teknisi sipil AS, yang sangat penting untuk menjaga pesawat angkatan udara Afghanistan tetap terbang, akan bisa tinggal.
Tetapi dia menggarisbawahi bahwa pasukan AS akan pergi pada Agustus.
"Kami telah menghabiskan banyak waktu, banyak upaya, banyak sumber daya dalam meningkatkan kompetensi dan kemampuan pasukan keamanan nasional Afghanistan, dan sekarang giliran mereka, saatnya mereka, untuk membela rakyat mereka," tuturnya.
Pasukan dan milisi pro-pemerintah dikerahkan di provinsi Takhar dan Badakhshan, di mana Taliban telah merebut sebagian besar wilayah dengan kecepatan kilat, sering dengan sedikit perlawanan.
Pejabat pertahanan Afghanistan mengatakan mereka bertujuan untuk fokus mengamankan kota-kota besar, jalan-jalan dan kota-kota perbatasan dalam menghadapi serangan Taliban.
Namun, pertempuran di utara juga memaksa Moskow untuk menutup konsulatnya di kota Mazar-i-Sharif, dekat perbatasan dengan Uzbekistan. Keluarnya AS dari Bagram, yang memberikan dukungan udara yang penting, telah meningkatkan krisis yang dihadapi pasukan pemerintah Afghanistan.(AFP/OL-5)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved