Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APLIKASI video yang sangat populer, TikTok dan induknya di Tiongkok, ByteDance, berpotensi menghadapi tuntutan ganti rugi senilai miliaran poundsterling (pounds) di Pengadilan Tinggi London atas tuduhan bahwa mereka secara ilegal mengambil data pribadi jutaan anak-anak Eropa.
Mantan Komisaris Anak untuk Inggris Anne Longfield mengatakan pada hari Rabu (21/4) bahwa anak-anak yang terkena dampak dapat menerima ribuan pounds masing-masing jika klaim berhasil.
Longfield menuduh bahwa setiap anak yang telah menggunakan TikTok sejak 25 Mei 2018, mungkin memiliki informasi pribadi yang dikumpulkan secara ilegal oleh ByteDance melalui TikTok untuk kepentingan pihak ketiga yang tidak diketahui.
"Orang tua dan anak-anak berhak mengetahui bahwa informasi pribadi, termasuk nomor telepon, lokasi fisik, dan video anak-anak mereka dikumpulkan secara ilegal," katanya.
Perwakilan TikTok mengatakan privasi dan keamanan adalah prioritas utama perusahaan dan mereka memiliki kebijakan, proses, serta teknologi yang kuat untuk membantu melindungi semua pengguna, terutama pengguna remaja.
"Kami yakin klaim tersebut kurang pantas dan bermaksud untuk mempertahankan tindakan tersebut dengan penuh semangat," kata perwakilan tersebut.
TikTok adalah salah satu aplikasi paling populer di dunia, terutama di kalangan anak muda, dan memiliki sekitar 100 juta pengguna di Eropa saja. Pandemi Covid-19, yang menuntut banyak anak tetap tinggal di rumah, telah membantu mengukuhkan kesuksesannya.
Tetapi penggugat, menuduh TikTok melanggar undang-undang perlindungan data Inggris dan Uni Eropa dengan memproses data anak-anak tanpa tindakan keamanan yang memadai, transparansi, persetujuan wali atau kepentingan yang sah.
Klaim tersebut menuntut perusahaan untuk menghapus semua informasi pribadi anak-anak dan menyatakan bahwa kerusakan dapat mencapai miliaran pounds jika berhasil.
Kasus ini telah ditunda sementara menunggu keputusan Mahkamah Agung Inggris dalam kasus penentu arah melawan raksasa Internet Google atas dugaan pelacakan ilegal pengguna iPhone pada tahun 2011 dan 2012 melalui cookie pihak ketiga.
Kasus itu akan disidangkan pekan depan. (Aiw/Straitstimes/OL-09)
Belanja militer global pada 2025 mencatatkan rekor baru sebesar US$2,89 triliun atau setara Rp49,79 kuadriliun. Lonjakan sebesar 2,9% ini didorong oleh ketidakpastian keamanan global
Dalam wawancara dengan penyiar publik RTVE, Albares menyebut kondisi di Libanon mencerminkan pola yang mengkhawatirkan.
Komisi Eropa juga merekomendasikan pemberian subsidi transportasi umum dan pengurangan PPN pada pompa kalor, boiler, dan panel surya, katanya.
Setelah pertemuan tersebut, Rutte kemudian menyampaikan kepada para mitra di Eropa bahwa Washington menuntut "komitmen konkret" dalam beberapa hari ke depan.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Laporan itu menyebut bahwa DST mengenakan pungutan sebesar 2% atas pendapatan di Inggris dari mesin pencari (search engine) besar.
Mereka mendesak pemerintah Inggris menerapkan pembatasan sewa dan melakukan intervensi di sektor perumahan.
IRGC bongkar sel tentara bayaran di Azerbaijan Timur, Kerman, & Mazandaran. Ratusan orang ditangkap atas tuduhan spionase dan rencana sabotase ekonomi di Iran
Inggris dan Prancis pimpin pembentukan pasukan internasional di Selat Hormuz guna amankan jalur perdagangan global tanpa melibatkan AS, Israel, dan Iran.
Pada Selasa malam, Presiden AS Donald Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Iran mengenai gencatan senjata selama dua pekan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved