Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat telah memberikan setidaknya satu dosis vaksin virus korona kepada lebih dari 100 juta orang, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, pada Jumat (2/4).
Sebanyak 101.804.762 orang yang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin dan itu mewakili lebih dari 30% populasi AS.
Hampir 58 juta dari orang-orang itu telah divaksinasi penuh, baik dengan rejimen dosis tunggal atau dua suntikan. Lebih dari separuh jumlah itu adalah orang-orang yang berusia 65 tahun ke atas.
Baca juga: Amerika Serikat Dukung Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19
Ketika kampanye vaksinasi meningkat secara signifikan di negara yang paling parah terkena covid-19, Presiden AS Joe Biden berjanji pada pekan lalu bahwa 90% orang dewasa di Amerika akan memenuhi syarat untuk menerima vaksin pada 19 April.
Biden berjanji bahwa 200 juta dosis akan diberikan dalam 100 hari pertama masa jabatannya. Dia menggandakan target awal yang telah tercapai pada akhir Maret.(AFP/OL-5)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved