Kuartet Timur Tengah Bahas Perundingan Damai Israel-Palestina

Basuki Eka Purnama
24/3/2021 09:02
Kuartet Timur Tengah Bahas Perundingan Damai Israel-Palestina
Foto udara permukiman Yahudi di Tepi Barat, Palestina.(AFP/MENAHEM KAHANA )

EMPAT negara anggota Kuartet Timur Tengah membahas rencana melanjutkan perundingan damai Israel-Palestina dalam pertemuan pertama sejak Joe Biden dilantik sebagai presiden Amerika Serikat (AS).

Kuartet yang terdiri dari AS, Rusia, Uni Eropa, dan PBB itu menggelar pertemuan virtual pada Selasa (23/3).

"Para utusan betemu secara virtual untuk membahas kembalinya perundingan yang akan berujung pada solusi dua negara, termasuk langkah-langkah konkret untuk menciptakan kebebasan, keamanan, dan kesejahteraan bagi warga Palestina dan Israel," ungkap PBB dalam sebuah pernyataan resmi.

Baca juga: Pentagon Sebut Ancaman Tiongkok Serang Taiwan Serius

Kuartet itu membahas pentingnya pihak-pihak menahan diri dari melakukan aksi unilateral yang menghambat terciptanya kesepakatan dua negara. Hal ini mengacu pada perluasan pendirian permukiman Yahudi di Tepi Barat.

Pertemuan itu digelar saat Israel menggelar pemilu keempat mereka dalam tempo dua tahun dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertekad memperpanjang kepemimpinannya yang telah berlangsung selama 12 tahun.

Di bawah kepemimpinan Netanhayu, aksi perluasan permukiman Yahudi di Tepi Barat, yang melanggar hukum internasional, semakin marak.

Kuartet Timur Tengah telah vakum selama masa pemerintahan Presiden AS Donald Trump, yang dipandang Palestina, memihak Israel.

Adapun Biden menegaskan pemerintahnnya akan mengembalikan sikap AS yang bersikap bipartisan terhadap pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat. (AFP/OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya