Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INGGRIS memperingatkan Uni Eropa agar tidak menghentikan ekspor vaksin covid-19 AstraZeneca, di saat Uni Eropa saat ini menghadapi kekurangan vaksin. Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan, dunia sedang mengamati bagaimana Uni Eropa menanggapi kekurangan vaksin yang dikirim dari raksasa farmasi Anglo-Swedia dan reputasi Brussel sedang dipertaruhkan.
Komentar ini dilontarkan setelah Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen kembali mengancam untuk memberlakukan larangan ekspor vaksin AstraZeneca kecuali jika perusahaan memberikan lebih dari 90 juta dosis yang disepakati untuk disuplai pada kuartal pertama 2021. Perselisihan tersebut semakin terfokus pada sebuah pabrik di Belanda yang masih menunggu persetujuan resmi, tetapi di mana kedua belah pihak mengklaim pasokan jab AstraZeneca dan bahan-bahan utama di masa depan, menurut sumber UE dan Inggris.
Wallace mengatakan mencoba membalkan atau membangun tembok di sekitar produksi vaksin akan merusak warga Inggris dan Eropa.
"Jika kontrak dan kesepakatan hancur, itu adalah hal yang sangat merusak terjadi untuk blok perdagangan yang membanggakan diri pada supremasi hukum," katanya.
"Ini kontraproduktif karena satu hal yang kita ketahui tentang produksi dan pembuatan vaksin adalah bahwa hal itu kolaboratif."
"Mereka akan merusak tidak hanya peluang warga negara mereka sendiri untuk memiliki program vaksin yang tepat, tetapi juga banyak negara lain di seluruh dunia dengan kerusakan reputasi untuk UE yang akan sangat sulit mereka ubah dalam jangka pendek," imbuhnya.
Perselisihan lintas-saluran yang sedang berlangsung mengenai vaksin AstraZeneca muncul ketika kampanye inokulasi Inggris mencapai angka baru, sementara UE berjuang dengan peluncurannya sendiri dan gelombang virus ketiga mendorong pembatasan baru pada kehidupan publik.
"UE hanya berusaha agar kontrak dengan AstraZeneca dihormati," kata sumber yang dekat dengan von der Leyen.
"Perusahaan telah mengirimkan kurang dari 10 persen dari dosis yang direncanakan untuk 2021. Oleh karena itu, wajar bagi kami untuk meminta agar dosis ini diberikan sesuai rencana kepada warga Eropa," sumber itu menambahkan.
baca juga: Filipina Hadapi Lonjakan Tertinggi Kasus Baru Covid-19
Pemerintah Inggris akhir pekan ini memuji program vaksinasi dan menilainya sukses besar"setelah mengumumkan bahwa setengah dari populasi orang dewasa atau hampir 27 juta orang telah menerima dosis pertama. Negara ini mencatatkan rekor 711.156 vaksinasi dalam satu hari pada Jumat (19/3)
Namun, kekurangan pasokan dari Serum Institute of India, membuat fase peluncuran berikutnya yang mencakup orang-orang berusia 40-an akan ditunda dari April hingga Mei. Sebaliknya, Eropa sedang kesulitan dengan kampanye vaksinasinya. Von der Leyen mengatakan AstraZeneca hanya mengirimkan 30 persen dari 90 juta dosis vaksin yang dijanjikan pada kuartal pertama. (Straitstimes/OL-3)
UE adopsi paket sanksi ke-20 terhadap Rusia, menyasar sektor energi hingga perbankan. Terminal Minyak Karimun di Indonesia ikut terseret daftar sanksi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan risiko besar jika bantuan senjata dan atensi diplomatik AS beralih sepenuhnya ke konflik Iran.
Windrawan Inantha memaparkan dalam ranah perdagangan sawit global Uni Eropa telah beralih dari pasar atau pembeli produk menjadi penentu arah industri.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen umumkan aplikasi ID digital untuk verifikasi usia online demi lindungi anak-anak tanpa mengorbankan privasi.
Kekalahan telak Viktor Orban dalam pemilu Hungaria disambut lega Uni Eropa. Peter Magyar berjanji pulihkan demokrasi dan perbaiki hubungan dengan Brussels.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kunjungi Tiongkok untuk perkuat dagang di tengah ketegangan dengan AS. Spanyol dipandang sebagai gerbang strategis ke pasar global.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved